5 Peluang Usaha Ternak Ini Tak Butuh Lahan Luas

5 Peluang Usaha Ternak Ini Tak Butuh Lahan Luas

Peluang Usaha – Halo calon pengusaha! Anda tertarik dengan usaha ternak? Terpikat dengan keuntungan besar yang menjanjikan? Memang faktanya usaha ternak masih menjadi primadona masyarakat.

Sayangnya, masih banyak orang yang beranggapan peluang usaha ini harus memiliki modal besar serta lahan yang luas. Lantas, bagaimana masyarakat perkotaan yang ingin beternak dan tak memiliki lahan yang luas. Apakah bisa?

Warga perkotaan bisa menarik nafas lega karena nyatanya tak semua bisnis ternak harus dilakukan di lahan luas. Ada beberapa peluang usaha ternak yang bisa dilakukan di lahan kecil dengan modal kecil. Pastinya peluang usaha baru ini sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Nah, berikut ini adalah 5 peluang usaha ternak yang tak butuh lahan luas dan patut kamu coba!

Baca juga: Cari Uang Tambahan Saat Pandemi Lewat 4 Peluang Bisnis Ini

Lobster Air Tawar

Belum beralih dari biota perairan, saatnya membahas usaha ternak lobster air tawar. Lobster air tawar (LAT) lebih mudah dibudidayakan dibanding lobster air laut.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mengembangbiakkan lobster ini. Mulai dari kolam semen hingga akuarium. Lengkapi media tersebut dengan peralatan sirkulasi dan filter air.

Untuk pakan Anda bisa menggunakan cacing halus dan udang segar hingga tanaman air seperti ubi jalar. Perlu diingat perawatan lobster hingga siap panen pun tidak mudah. Namun jika berhasil, Anda akan memperoleh keuntungan yang besar. 

Budidaya Ikan Hias

Peluang usaha ternak pertama yang bisa dilakukan di rumah adalah ternak ikan hias. Ternak ikan hias tak makan banyak tempat sehingga menjadi peluang usaha rumahan yang patut dijajal.

Ada banyak pilihan ikan hias yang bisa dicoba, seperti ikan mas koki, cupang, guppy, serta lohan yang mudah untuk dikembangbiakkan. Selain itu, sampai saat ini ikan cupang juga masih memiliki banyak peminat. 

Peluang Usaha - Ikan Hias

Untuk budidaya ikan hias, Anda cukup menyediakan akuarium kecil serta tanaman air yang biasanya akan digunakan anakan ikan. Kemudian carilah indukan ikan yang berkualitas tinggi. Jika beruntung, telur-telur ikan dapat berkembang dan menetas dalam kurun satu minggu.

Setelah umurnya pas, pisahkan ikan-ikan tersebut dalam akuarium yang lebih kecil. Di sini, Anda bisa memanfaatkan toples bening, botol air mineral hingga botol bekas selai untuk tempat tinggal ikan.

Burung Puyuh

Burung puyuh terkenal dengan kelezatan telurnya untuk disantap. Sayangnya tingginya permintaan telur ini tak selalu diimbangi dengan jumlah burung puyuh. Sehingga harga telurnya pun meroket.

Kondisi inilah yang membuka peluang usaha ternak burung puyuh menjadi menguntungkan. Anda cukup menyediakan lahan di belakang rumah untuk mengembangkbiakkan burung puyuh.

Jika usianya sudah cukup Anda bisa menjualnya. Tak berhenti di situ, Anda juga bisa memanfaatkan telur yang ada sebagai peluang usaha makanan. Anda bisa mengolahnya menjadi sate dan menyalurkannya ke warung atau tempat makan di sekitar.

Ternak Jangkrik

Hewan yang dianggap merusak tanaman ini ternyata bisa menjadi peluang bisnis ternak baru. Memang awalnya terlihat meragukan, namun jangkrik masih banyak peminatnya terutama untuk pakan hewan seperti burung dan reptil.

Peluang Usaha - Ternak Jangkrik

Jangkrik sebenarnya banyak ditemukan di daerah suburban atau tepian kota. Namun, menangkap jangkrik tidaklah mudah. Itu yang membuat orang-orang memilih untuk membeli jangkrik daripada memburunya sendiri.

Anda cukup menyiapkan kotak kayu untuk menampung ratusan jangkrik. Namun yang terpenting dari usaha ternak adalah mencari indukan yang berkualitas. Begitu juga dengan peluang usaha ternak jangkrik ini.

Ternak Kroto

Selain jangkrik, kroto juga memiliki peminat untuk dijadikan pakan. Bahkan tak sedikit produsen pakan burung yang membeli kroto sebagai campuran pakannya. Sebab banyak yang menyatakan bahwa kroto sangat baik untuk burung pemakan serangga.

Budidaya kroto termasuk mudah dan tidak memerlukan lahan luas. Sebab Anda bisa memulai usaha kroto dengan menyiapkan toples sebagai media. Selanjutnya siapkan air gula, jangkrik, maupun serangga lain sebagai sumber makanan. 

Dari situ Anda tinggal menunggu 10-20 hari sampai semut berkembang biak. Dalam waktu tersebut, satu koloni kroto bisa menghasilkan kroto seberat 1 kilogram. Lalu Anda bisa memasarkan kroto ke warung maupun produsen pakan serta pemelihara burung.

Nah itu dia 5 peluang usaha ternak yang tak perlu lahan luas. Anda bisa mencobanya sebagai pekerjaan sampingan untuk memperoleh penghasilan pasif.

Pelajari lagi setiap detil peluang usaha ternak yang ada sebab masing-masing hewan memiliki ciri khasnya masing-masing. Setelah itu, jalani usaha Anda dengan tekun. Dengan demikian Anda keuntungan dari bisnis ternak ini makin nyata. Selamat mencoba!

Baca juga: 5 Peluang Usaha Baru yang Bisa Dikerjakan Di Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *