Tahun Baruan di Rumah? 6 Film Waralaba Ini Siap Temani Kamu!

Tahun Baru – Pergantian tahun akan segera tiba! Tapi, memangnya perayaan tahun baru di tengah pandemi bisa seru?

Nggak perlu khawatir, deretan film berikut ini akan menemani menutup tahun. Mulai dari deretan film tunggal berdurasi panjang hingga waralaba. Pokoknya deretan film ini bakal bikin film kamu makin seru!

Baca juga: Udah Nggak Sabar Nonton Film di Bioskop? Ini Daftar Film 2021

The Lord of The Rings

Tahun baru 2021 yang penuh harapan harus disambut dengan deretan film berkualitas! Oleh karenanya film waralaba pertama dalam daftar ini adalah The Lord of The Rings.

Meski film pertamanya hampir berusia 20 tahun, pesonanya tak sedikit pun luntur. Film yang mengangkat kisah legendaris dari J.R.R. Tolkien ini sengaja dibuat semirip mungkin dengan bukunya, sehingga benar-benar memuaskan penggemarnya.

Butuh waktu hampir 20 jam untuk menyelesaikan trilogi The Lord of The Rings termasuk prekuelnya The Hobbit. Kalau kamu mulai menonton pada sore hari, kamu bakal selesai pada sore hari berikutnya. Gimana? Benar-benar movie marathon, kan?

Harry Potter

Franchise satu ini juga tak boleh terlupakan begitu saja. Dunia sihir Harry Potter pernah (dan masih) memberikan warna tersendiri pada dunia perfilman.

Meski banyak yang bilang komposisi karakter dan kisah dalam novelnya mirip dengan The Lord of The Rings, J.K. Rowling tak bisa dilupakan begitu saja dari daftar penulis perempuan paling berpengaruh di dunia.

Tahun Baru - Harry Potter

Cukup sediakan waktu sekitar 22 jam untuk menonton franchise satu ini ya. Pastikan kamu sediakan pasokan makanan yang cukup dan waktu ke toilet, ya!

Star Wars

Tak kalah legendaris! Salah satu film paling futuristik pada tahun 1960 ini langsung menarik banyak penggemar. Mulai dari jaman orang tua kita masih muda, hingga sekarang ini.

Tahun Baru - Star Wars

Ada banyak versi untuk menonton urutan filmnya di internet. Namun yang terpenting tamatkan dulu 9 film utama Star Wars. Setelah itu baru lanjutkan dengan spin-off dan serialnya di Disney+.

James Bond

Lompat ke genre action, ada waralaba James Bond yang mendunia. Berbeda dengan film-film franchise lainnya, pemeran James Bond beberapa kali mengalami perubahan.

Hal ini sangat wajar karena franchise James Bond sendiri sudah ada sejak tahun 1960. Sean Connery, sang legenda pemeran James Bond pertama, baru saja berpulang pada Oktober 2020 lalu. Setelah beliau, pemeran James Bond terus berganti hingga yang terakhir Daniel Craig.

Sembari menunggu No Time To Die tayang pada 2021, sudah selayaknya kamu menonton ulang film agen 007 ini!

Home Alone

Film keluarga satu ini cocok banget dengan suasana Natal dan tahun baru. Jelas banget nggak boleh terlewat!

Menceritakan Kevin yang ditinggalkan keluarganya liburan, Home Alone masih sering tayang di saluran TV nasional. Jangan sampai ketinggalan aksi cerdiknya melawan penculik, ya!

Tahun Baru - Home Alone

Dilan

Kamu yang bosan dengan film action, distopia, maupun fantasi, yuk beralih ke film romantis. Mulai dari Dilan 1990, Dilan 1991, hingga Milea: Suara dari Dilan siap menghibur malam tahun barumu.

Hati-hati, dialog ringan di film ini bisa bikin kamu senyum-senyum sendiri. Tapi sebaiknya kamu juga harus siap-siap dengan akhir kisah bahagia mereka, ya!

Nah itu dia 6 daftar film franchise yang bisa kamu tonton menjelang pergantian tahun! Baik nonton sendirian maupun bersama keluarga, jangan lupa siapkan makanan ringan untuk menemani.

Tahun sudah berganti tapi kamu belum punya kalender tahun 2021? Nggak usah khawatir, sebab ID Photobook sedia jasa cetak kalender 2021 super kece. Kamu bisa cetak kalender dengan fotomu bersama keluarga dan sahabat!

Baca juga: 8 Tips Diet Sehat Menurunkan Berat Badan Anti Diet Yoyo

Tahun Baru 2021: Ramaikan dengan Bikin Resolusi Tahunan

Tahun Baru – Tahun 2021 sudah di depan mata. Meski banyak yang terlewat dan gagal terwujud, saatnya move on ke tahun depan.

Karena kewajiban di rumah aja bukan berarti malam tahun baru 2021 bakal ngebosenin. Ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di malam pergantian tahun, salah satunya dengan bikin resolusi!

Biar resolusimu nggak sekadar resolusi, yuk bikin target-target yang lebih nyata. Selain mencantumkan target utama, jabarkan lagi cara-cara sederhana untuk mencapai target itu.

Simak 6 resolusi sederhana untuk tahun 2021 yang lebih baik!

Baca juga: Tahun Baruan di Rumah? 6 Film Waralaba Ini Siap Temani Kamu!

Mencoba Hobi Baru

Tahun baru bisa menjadi kesempatan kamu mencoba hal-hal baru, termasuk hobi baru. Jangan khawatir, ada banyak hobi yang bisa kamu coba. 

Mulai dari melukis, mengoleksi barang tertentu, memanah, bermain basket, hingga menyulam. Jangan ragu untuk gabung dengan komunitas hobimu. Dari situ kamu bisa bertemu banyak orang baru dan memperluas relasi.

Membangun Kebiasaan Membaca Buku

Tingkat literasi di Indonesia masih sangat rendah, nggak ada salahnya kamu menyambut tahun 2021 dengan membangun kebiasaan membaca buku.

Kalau kamu merasa tak punya waktu, cobalah sediakan waktu sebelum tidur. Daripada membuka gadget dan menunggu kantuk datang, bacalah buku yang sudah lama berdiam di rak bukumu.

Tahun Baru - Membangun Kebiasaan Membaca Buku

Baik buku fisik maupun ebook, bangunlah kebiasaan membaca 5 halaman sehari secara konsisten. Tambah durasi atau jumlah halaman yang kamu baca saat akhir pekan atau saat kamu sedang menunggu sesuatu.

Kalau kamu sedang mencoba menekuni hobi membaca, awali kebiasaanmu dengan membaca buku yang memang akan kamu sukai, bukan yang sedang ramai dibaca banyak orang. Kalau bingung, baca dulu review bukunya di berbagai platform di internet.

Belajar Memainkan Alat Musik

Bisa bermain alat musik, tentunya bisa jadi kebanggan tersendiri, ya. Coba deh jadikan belajar memainkan alat musik sebagai resolusi 2021.

Jaman sekarang, media belajar alat musik sendiri ada banyak. Kamu bisa menonton tutorial sederhananya di internet. Kalau memang butuh bantuan profesional, jangan sudah banyak tempat kursus alat musik yang murah.

Jangan jadikan pandemi sebagai alasan. Kalau masih harus membatasi jarak sosial, sudah banyak kursus alat musik secara privat melalui media online seperti Zoom dan Google Meet.

Membatasi Durasi Berselancar di Media Sosial

Awalnya hanya mau buka instagram 5 menit, tanpa terasa kamu sudah berselancar di media sosial selama 5 jam. Padahal 5 jam tadi bisa kamu manfaatkan untuk mengerjakan hal lain seperti memasak, mencuci baju, dan membersihkan kamar.

Daripada kejadian itu berulang terus, yuk diet media sosial. Kamu bisa mulai dengan log out dari aplikasi tersebut setiap kali selesai membukanya. Tujuannya supaya notifikasi dari media sosia tertentu tak terus muncul dan bikin kamu tergoda membukanya lagi.

Tahun Baru - Diet Media Sosial

Sudah banyak aplikasi yang bisa membantu diet media sosial. Mulai dari pengingat durasimu membuka media sosial tersebut, hingga ‘menyulitkan’ kamu untuk bisa log in ke media sosial tersebut.

Mengerjakan Skripsi Setiap Hari

Untuk kamu yang sudah semester akhir, apa kabar dengan skripsimu? Sudah mulai mengerjakannya? Atau malah berhenti di tengah jalan?

Yuk jadikan momen pergantian tahun ini untuk membuka semangat baru mengerjakan skripsi.

Kamu bisa buat resolusi utama: ujian skripsi sebelum idul fitri 2021 sebagai target utama. Lalu, pikirkan lagi cara-cara agar target itu terpenuhi. Misalnya, kamu dengan mencicil sedikit demi sedikit, asal konsisten.

Mulailah dengan membuat jadwal menyelesaikan 2 halaman skripsi per harinya. Sediakan waktu setiap harinya secara konsisten. Jangan menunda dengan berjanji akan mengerjakan lebih banyak halaman pada hari berikutnya. Takutnya kamu malah menunda-nunda terus.

Belajar Mengemudikan Kendaraan

Meski ojek online sudah bertebaran di Indonesia, nggak ada salahnya kamu belajar mengemudikan kendaraan. Mulai kendaraan roda dua, maupun menyetir mobil.

Tahun Baru - Belajar Mengemudikan Kendaraan

Dengan mengemudikan kendaraan kamu bisa lebih mandiri. Nggak perlu menunggu untuk diantar atau dijemput. Kamu juga bisa lebih fleksibel, bisa pergi ke manapun sambil mampir ke satu tempat sebelum ke tujuan.

Nah itu dia 6 aktivitas dan target yang bisa kamu jadikan resolusi tahun baru 2021. Yuk jadikan pengalaman di 2020 sebagai pelajaran untuk tak melewatkan kesempatan emas di tahun depan. Semoga resolusimu nggak sekadar resolusi dan benar-benar bisa terpenuhi semua ya!

Eh, kamu sudah punya kalender 2021? Kalau belum, yuk cetak kalender custom di ID Photobook. Jasa cetak photobook nomor satu ini juga menerima layanan cetak kalender yang memuat foto momen berhargamu, loh! 

Baca juga: Udah Nggak Sabar Nonton Film di Bioskop? Ini Daftar Film 2021

Keracunan Makanan? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Keracunan Makanan – Musim pandemi membuat kita lebih sering berada di rumah dibandingkan dengan sebelumnya. Dikarenakan kita berada di rumah, kita jadi cukup sering merasa bosan yang akhirnya mengakibatkan kita untuk mencicipi makanan yang ada di sekitar rumah kita atau membeli makanan beku dengan membelinya secara online.

Ketika kamu mencicipi makanan ada yang harus kamu waspadai nih, salah satunya adalah keracunan makanan. Keracunan makanan itu sendiri sebenarnya selalu mengintai kita setiap harinya, baik melalui makanan yang kita masak sendiri atau yang kita beli.

Kamu ingin menghindari keracunan makanan, kan? Yuk kenali lebih jauh apa yang dimaksud dengan keracunan makanan, penyebabnya, serta gejala hingga cara mengatasinya dari penjelasan di bawah ini!

Baca Juga: Menu Makan Sehat Untuk Ibu Hamil, BIar Janin Tetap Sehat

Apa Yang Dimaksud dengan Keracunan Makanan?

Dilansir dari alodokter.com, keracunan makanan adalah kondisi tubuh yang merasakan adanya muntah, mual, atau diare setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau racun yang masuk ke dalam makanan.

Kondisi dari keracunan makanan ini tidak dapat diperkirakan dikarenakan karena reaksi tubuh yang bermacam-macam dan juga kuman atau virus yang ada dalam makanan. Tubuh dapat bereaksi setelah beberapa saat mengonsumsi makanan hingga beberapa hari setelahnya.

Apa Yang Menyebabkan Keracunan Makanan?

Penyebab keracunan makanan biasanya muncul dari makanan itu sendiri, mulai dari salah mengolah makanan, keracunan makanan kadaluarsa, hingga adanya bakteri, virus, atau parasit yang ada dalam makanan.

Bakteri menjadi salah satu penyebab paling sering terjadinya keracunan makanan. Bakteri seperti Listeria, E. coli, dan Salmonella merupakan beberapa bakteri yang menjadi penyebab dari keracunan makanan itu. Salmonella merupakan salah satu penyebab yang cukup sering dan berbahaya dari keracunan makanan.

Virus juga merupakan salah satu penyebab keracunan makanan yang cukup berbahaya. Salah satu virus yang dapat menyebabkan keracunan makanan adalah Hepatitis A.

Apa Saja Gejala Keracunan Makanan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gejala keracunan makanan dapat muncul beberapa saat setelah mengonsumsi makanan hingga beberapa hari setelahnya. Munculnya gejala tersebut tergantung dari zat yang terdapat dalam makanan dan juga reaksi tubuh.

Gejala yang paling sering muncul akibat keracunan makanan adalah mual, muntah, diare, kram perut, kehilangan selera makan, hingga nyeri di bagian kepala.

Keracunan Makanan - Gejala Keracunan Makanan

Namun, selain itu ada juga gejala dari keracunan makanan serius. Keracunan makanan tertentu dapat memiliki gejala yang lebih spesifik seperti diare yang berlangsung lebih dari 3 hari, panas tubuh yang lebih tinggi dari 38.5 celcius, kesulitan penglihatan dan berbicara, dehidrasi, hingga air urin bercampur dengan darah.

Bagaimana Cara Mengatasi Keracunan Makanan

Lantas, keracunan makanan obatnya apa? Penolongan pertama dalam menangani keracunan makanan adalah dengan mencegah dehidrasi terjadi. Menangani dehidrasi dapat dilakukan dengan minum air putih sedikit demi sedikit untuk mengembalikan keadaan tubuh.

Selain mencegah dehidrasi, cara mengatasi keracunan makanan dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dan tidak mengandung rasa yang terlalu kuat, seperti halnya memakan pisang, nasi, atau oatmeal. Selama terkena keracunan makanan juga dianjurkan untuk menghindari makan makanan yang susah dicerna seperti susu, keju, makanan berlemak, dan makanan yang digoreng.

Nah, itu dia penjelasan tentang keracunan mulai dari pengertiannya hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan kita selalu dihindari dari keracunan makanan juga selalu diberikan kesehatan ya!

Baca Juga: 4 Manfaat Apel yang Harus Kamu Ketahui

Siapa Bilang Diet Nggak Enak? Yuk Simak 7 Makanan Diet Enak

Makanan Diet – Menurunkan berat badan identik dengan pengaturan pola makan untuk yang ketat serta tambahan aktivitas olahraga. Namun, pengaturan makan bukan lantas memaksa kamu yang ingin diet untuk makan makanan tak enak dan hambar.

Yang penting diketahui orang yang sedang dan akan diet, bahwa sebenarnya kunci dari diet mengatur kebiasaan. Salah satunya adalah kebiasaan makan.

Ada banyak yang perlu dipertimbangkan saat kamu akan mengkonsumsi makanan. Baik menambah maupun menurunkan berat badan, kamu harus memperhatikan kandungan kalori, protein, mineral, maupun gizi lain dalam makanan.

Terus, makanan enak seperti apa ya yang cocok untuk diet? Yuk simak 7 makanan untuk diet yang super enak berikut ini.

Baca Juga: 5 Menu Makanan Sehat Untuk Jaga Kesehatan Jantung

Popcorn

Camilan murah dan sehat? Popcorn jawabannya.

Makanan yang identik dengan bioskop ini nyatanya masuk dalam kelompok makanan sehat yang cocok untuk diet. Asal jangan menambahkan gula, karamel, maupun garam dalam jumlah besar.

Daripada membeli yang sudah matang, tak ada salahnya untuk coba masak sendiri. Sebab popcorn relatif mudah dibuat dengan bahan sederhana.

Telur

Kandungan protein dalam telur sangat penting untuk kamu yang sedang diet. Protein membuat kamu kenyang lebih lama. Dan untuk kamu yang ingin terlihat lebih berisi, konsumsi telur disertai workout yang tepat bisa meningkatkan massa ototmu.

Makanan Diet - Telur

Namun, kamu juga perlu memperhatikan porsi makan untuk dietmu. Sebab telur pun memiliki kandungan lemak jahat yang tak boleh menumpuk di badan. Bisa-bisa kolesterolmu yang melonjak tinggi.

Daging Ayam

Tak jauh berbeda dengan telur, kandungan protein dalam daging ayam dapat membantu kamu mempertahankan berat badan ideal. Usahakan kamu makan bagian dada ayam tanpa kulit, dimana kandungan lemaknya lebih rendah.

Perhatikan juga dengan cara pengolahan daging ayam yang akan kamu santap. Sebaiknya gunakan sedikit atau bahkan tanpa minyak. Kamu bisa mengolah daging ayam dengan cara memanggang bahkan merebus.

Kacang Kedelai

Konsumsi kacang kedelai yang kaya protein juga bisa membantu menurunkan berat badan. Selain itu, cemilan sehat satu ini juga mengandung banyak kalsium yang sangat baik untuk tulang.

Cobalah mengkonsumsi kedelai secara rutin. Baik dalam bentuk susu kedelai murni maupun kedelai rebus, kamu bisa merasakan manfaat langsung kedelai bagi tubuh.

Buah Apel

Manfaat apel jelas terlihat pada kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, dengan begitu kamu pun bisa menahan godaan untuk makan dengan porsi besar.

Makanan Diet - Apel

Selain itu, serat juga dapat melancarkan sistem pencernaan makanan. Hal tersebut dapat membawa dampak pada kelancaran BAB serta mengurangi risiko wasir. Dengan BAB lancar, kemungkinan perut membuncit pun makin kecil.

Coklat Hitam

Manfaat coklat hitam memang tak diragukan lagi. Kandungan flavanol pada coklat hitam dapat menurunkan tekanan darah serah melancarkan aliran darah ke otak dan jantung. Dimana hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah stroke dan serangan jantung.

Untuk diet, kandungan flavanol juga dapat memperlambat proses pemecahan lemak dan karbohidrat. Yang mana hal ini dapat mencegah terjadinya penimbunan lemak jahat pada tubuh.

Cobalah untuk mengonsumsi sebatang coklat hitam setiap harinya. Jadikan coklat hitam sebagai cemilan. Namun pastikan lagi kamu makan coklat hitam dan bukannya sembarang coklat. Sebab coklat biasa malah memiliki kandungan gula yang tinggi.

Cabai

Konsumsi cabe juga bisa membantu menurunkan berat badan loh. Bukan karena makan cabe bisa bikin perut mulas dan BAB, melainkan cabe dapat meningkatkan proses pembakaran lemak.

Makanan Diet - Cabai

Namun, pastikan lagi kamu mengkonsumsi cabe dalam batas wajar. Sebab pada beberapa kasus, makan cabai dengan jumlah besar dapat meningkatkan risiko penyakit-penyakit pada saluran pencernaan.

Gimana? Masih bilang makanan diet itu nggak enak?

Itu dia sepintas tentang 7 makanan diet yang super enak yang bisa kamu coba sendiri. Kreasikan bahan tersebut menjadi menu makanan diet sehari-hari. Jangan ragu untuk menyusun jadwal makanan untuk diet ala kamu.

Baca Juga: 8 Tips Diet Sehat Menurunkan Berat Badan Anti Diet Yoyo

6 Makanan Sehat Yang Baik Untuk Dikonsumsi Ibu Menyusui

Makanan Sehat – Hi Moms! Sedang dalam masa menyusui namun ASI tidak lancar? Wah, padahal ASI sangat penting untuk perkembangan bayi, ya.

Pemberian ASI direkomendasikan karena sistem pencernaan bayi masih belum sempurna. Selain itu, ASI dapat menjalin kedekatan emosional dengan bayi, serta membentuk sistem kekebalan tubuh.

Oleh karenanya bayi memang dianjurkan untuk terus mengonsumsi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Baru setelahnya diberikan makanan pendamping ASI sampai bayi berusia 2 tahun.

Selama menyusui, ada beberapa makanan yang terbukti baik dikonsumsi ibu agar produksi ASI lebih lancar. Penasaran? Yuk simak 6 makanan sehat dan bergizi yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui berikut.

Baca juga: Cintai Jantungmu dengan Makan 6 Makanan Sehat Berikut Ini

Roti Gandum

Kalori menjadi gizi penting yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui. Jumlah kalori yang cukup akan meningkatkan energi pada ibu menyusui. Hal ini yang nantinya akan membuat ibu tidak mudah lelah sehingga produksi ASI pun lancar.

Konsumsilah gandum secara rutin di pagi hari. Baik dalam bentuk roti maupun sereal, gandum mengandung asam folat, serat dan zat besi yang sangat baik untuk ibu. Kandungan tersebut juga dapat mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta menjaga kesehatan bayi.

Nasi Merah

Sama seperti pada gandum, kandungan kalori pada nasi merah pun terbilang tinggi. Sehingga nasi merah masuk kriteria makanan sehat untuk ibu menyusui karena memperlancar produksi ASI.

Di samping itu, nasi merah juga dapat menahan rasa kenyang lebih lama. Sehingga nasi merah porsi kecil pun dapat membuat ibu bertahan dari rasa lapar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Ketika ibu menyusui identik dengan lapar, nasi merah bisa menjadi jawaban. Ibu tetap bisa makan dengan porsi yang terkontrol tanpa harus terus menerus merasa lapar. 

Bayam dan Brokoli

Tak kalah penting dari karbohidrat, zat besi juga berperan penting dalam proses produksi ASI. Oleh karenanya mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi bisa menjadi pilihan yang tepat.

Makanan Sehat - Broccoli

Cobalah mengkonsumsi bayam dan brokoli yang kaya akan zat besi. Ibu bisa merebus dan menjadikannya pecel, atau membuat sup bayam. Yang penting, pastikan kebersihan dan kematangan pada makanan yang ibu makan.

Kacang Hijau

Jika balita yang datang ke posyandu, biasanya anak-anak akan mendapat sari kacang hijau. Manfaat makanan sehat satu ini adalah kacang hijau memiliki banyak kandungan protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Hal yang sama juga berlaku untuk ibu menyusui. 

Rendam kacang hijau selama 24 jam hingga kulitnya terkelupas. Kemudian olah menjadi bubur kacang hijau maupun es kacang hijau yang nikmat.

Buah Pepaya

Jangan lupa asupan buah secara rutin. Salah satunya adalah pepaya segar. Zat besi dalam buah pepaya dapat membantu melancarkan produksi ASI. 

Makanan Sehat - Pepaya

Usahakan untuk memakan buah-buahan secara utuh, termasuk buah pepaya. Ingatlah bahwa buah sudah memiliki kandungan rasa manis. Jangan sampai saat mengolah buah-buahan, ibu menambahkan gula, susu, maupun garam yang berlebihan.

Air Putih

Satu hal yang tak pernah absen dari artikel makanan sehat adalah air putih. Meski bukan makanan, ibu harus mengingat betul bahwa ASI pada dasarnya adalah air. Nah coba bayangkan bila ibu menyusui kekurangan cairan dalam tubuh.

Pastikan ibu mengkonsumsi air sesuai jumlah yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Jika takut lupa, sudah banyak aplikasi yang menyediakan layanan pengingat untuk minum air putih setiap satu jam sekali. Jadi, nggak ada alasan untuk nggak minum air putih.

Nah itu di 6 makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui. Semoga bisa meningkatkan produksi ASI dan menambah energi untuk beraktivitas.

Baca Juga: Nikmatnya Wisata Kuliner Semarang, Pokoknya Harus Coba!