Personal Branding pada Anak

Hello moms! Udah sering kan ya dengar kata parenting?

Berbicara mengenai parenting, merupakan hal yang sangat penting di kehidupan sehari-hari khususnya bagi seorang ibu. Ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam rumah tangga. Kenapa bisa demikian? Bayangkan kita hampir 24 jam bersama dengan anak kita. Jika kehidupan kita bersama anak selama 24 jam tidak dibekali ilmu parenting, sudah dipastikan kita akan kehabisan kata dan ide-ide terbaik kita untuk mendampingi tumbuh kembang anak kita.

Mau dengar kisah salah satu Ibu hebat di sekitar kita? Sebut saja Ibu Rani, ibu rumah tangga usia 28 tahun. Saat ini Bu Rani sedang asyik-asyiknya mengurus/mengasuh anak  yang sedang jalan 2 tahun. Namanya, Kania. Usia anak segini pasti tau kan Moms? Tidak bisa ditinggal dan jauh dari pengawasan kita. Suatu ketika, anak Ibu Rani coba dikasih tugas memberi makan ikan di kolam. Tapi, sembari memberi makan, dia mulai celup kaki kanan dan kirinya yang berakhir berenang bersama ikan-ikan kolam rumah. Tapi seringnya, teman-teman atau tetangga jadi heboh saat melihat Kania aktif mengobrak-abrik seisi teras rumah. Bahkan ada yang bilang, “Wah anak Bu Rani nakal ya nggak bisa ditinggal diam”. Padahal, Bu Rani sangat paham, bukan begitu cara membangun lingkungan yang positif untuk anak. Alih-alih menyebutnya nakal, Bu Rani selalu bilang, “Kania, lagi bereksplorasi ya? Main sama ikan ya? Boleh ya nak, tapi yuk bantu bunda rapikan”

Dan itulah yang sering kita sebut, personal branding pada lingkungan anak. Personal branding ini mempunyai peran menstimulasi nilai-nilai positif pada anak dengan kadar yang sewajarnya. Sebagai contoh penerapan personal branding dapat disimak pada kisah nyata Yoshichi Shimada (2011) dalam novel yang berjudul Saga no Gabai Bachan. Pada kisah ini, kita dapati Akihiro yang awalnya menjadi pelari karena tidak ada pilihan olahraga murah selain berlari, menjadi juara di akhir festival olahraga. Tahukah kalian apa yang dilakukan neneknya? Ia berkata bahwa Akihiro pelari yang cepat walaupun Akihiro belum memulai banyak latihan lari. Benar saja, ketika ia berlari maraton di depan rumah saat festival olahraga, Akihiro mengatakan hal yang nenek katakan dengan semangat, “Aku tidak pandai pelajaran, tapi lariku cepat kaan?” Akihiro telah memantaskan diri dengan personal branding yang diberikan neneknya.

Dari dua kisah diatas, Moms bisa belajar bahwa personal branding pada anak itu penting. Kadang anak sering dicap dahulu oleh orangtua mereka sebagai anak nakal, suka bikin ribut, atau label lainnya. Padahal pemberian label yang negatif seperti itu justru akan mengiyakan anak sesuai label yang ia dapatkan dari orang dewasa. Kasus tersebut akan membuat trauma psikis pada anak dan mempersempit ruang imajinasi dan kreativitas anak. Jadi, yuk lebih hati-hati saat kita berinteraksi dengan anak.

Oh iya, ada tambahan info nih! Pemberian personal branding hendaknya diberikan pada saat anak mulai terlihat akan ketertarikannya pada suatu bidang ya. Pemberian personal branding yang sepihak dilakukan oleh orang tua justru akan memberikan tekanan tersendiri bagi anak. Sebaliknya, memberikan personal branding yang berdasarkan ketertarikan anak pada suatu bidang justru memberikan peluang stimulasi yang lebih besar. Pemberian personal branding yang positif akan menjadikan anak secara alami melayakkan diri sesuai personal branding yang ia dapat dan memberikan wadah berkembang yang baik pada anak. Mulai saat itu, pembentukan karakter anak akan meletup dan moral baik terbentuk.

Nah untuk itu moms, yuks mulai sekarang kita rangkul anak kita dengan memberikan sentuhan kehangatan, kelembutan dan kasih sayang tanpa harus memaksakan setiap individu anak, karena kecerdasan seorang anak lahir dari rahim ibu yang cerdas juga kok moms! Jadi, tetap perhatikan tumbuh kembang anak sejak dini tanpa harus menuntut ya moms. Semoga moms bisa membangun personal branding sebaik-baiknya bagi buah hati tercinta.

By: Nom-Nom (Nungki Oci Mia)

Tips Puasa Saat Hamil

kehamilan

Berpuasa saat hamil itu tidak diwajibkan lho, moms.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Moms tetap ingin berpuasa saat hamil. Hal-hal ini perlu dilakukan agar ibu hamil terhindar dari ancaman gangguan kesehatan, baik bagi ibu maupun janin. Nah, kalau moms ingin tetap berpuasa saat hamil, lihat dulu tips berikut ini~

1. Usia Kehamilan Cukup

Ahli gizi mengatakan bahwa ibu hamil boleh berpuasa asalkan usia kehamilan telah memasuki trimester dua dan tiga.
Jangan dipaksakan untuk berpuasa demi kesehatan Moms dan Si Kecil. Ingat, pastikan usia kandungan Moms sudah aman untuk berpuasa, ya!

2. Konsultasi dengan Dokter Kandungan

Selain usia kandungan, dokter akan melihat status gizi ibu hamil. Selain itu, pastikan tidak ada penyakit lain yang menyertai seperti diabetes dan hipertensi. Ingat untuk selalu bertanya dan konsultasi dengan dokter dulu ya sebelum Moms memutuskan untuk berpuasa. Pastikan juga kandungan gula darah tetap stabil selama berpuasa.

3. Waspada Tanda Bahaya

sumber: pinterest

Selama berpuasa saat hamil, Moms harus peka dengan tanda atau sinyal bahaya yang diberikan tubuh. Kalau sudah gini, jangan sepelekan ya, Moms. Segera batalkan puasa dan konsultasikan dengan dokter.

4. Tambah Asupan Cairan

explain the water

Kebutuhan cairan ibu hamil lebih banyak daripada mereka yang tidak hamil. Tau nggak Moms? Ibu hamil memerlukan tambahan asupan cairan sebanyak 300 mililiter per hari. Asupan cairan ini bisa ditambah melalui konsumsi susu. Jadi, jangan sepelekan asupan cairan, ya

5. Punya Perencanaan Makan

Selama puasa, moms perlu membuat perencanaan makanan agar tak kekurangan asupan kalori. Kekurangan kalori bisa berakibat pada gangguan pertumbuhan janin, lho. Jadi, pastikan kalori Moms terpenuhi dengan baik, yaa..

Selama kehamilan tentu banyak hal baru yang Moms temui. Merasakan si Kecil nendang-nendang di perut, nggak sabar nunggu si Kecil hadir di tengah-tengah kalian, dan masih banyak lagi. Nggak ada salahnya ngumpulin foto si kecil sejak masih di perut, kan? Abadikan momen itu bersama ID Photobook.

Oiyaaa.. Selama bulan Ramadhan, ID Photobook punya promo Gelegar Ramadhan! Sekarang juga beli 1 gratis 1 looh! Biar ngga ketinggalan promonya, Moms bisa pesan sekarang untuk cetak foto-foto tumbuh kembang si kecil sejak masih di dalam perut dan momen lebaran nantii.

Untuk info selengkapnya, cek instagram atau hubungi kami via whatsapp di: 0813-2674-4400 (Ahmad) untuk ikut promo Gelegar Ramadhan bersama ID Photobook.