6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Mengatur Keuangan – Kondisi pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia dan melumpuhkan perekonomian di beberapa negara. Di Indonesia sendiri dampak pandemi Covid-19 juga makin terasa. Banyak karyawan yang dipotong gaji, dirumahkan secara permanen, dan tidak sedikit pula perusahaan yang gulung tikar.

Kalau tidak segera bertindak, kondisi ini bisa menjadi ancaman serius untuk kita secara pribadi. Kita harus mulai memikirkan strategi agar bisa bertahan di tengah sulitnya ekonomi. 

Berikut ini adalah 6 kiat-kiat mengatur keuangan di masa pandemi. Yuk mari disimak baik-baik.

Baca juga: 5 Tips Menabung untuk Membeli Kamera Baru

Ketahui Kondisi Keuangan

Langkah pertama untuk mengatur keuangan pribadi adalah mengetahui kondisi finansial Anda. Hal ini bisa dimulai dengan membuat rincian pemasukan dan pengeluaran dalam sebulan. Kemudian jabarkan lagi secara detail menjadi pengeluaran harian.

Mengatur Keuangan - Kondisi Keuangan

Anda juga harus mendata tanggungan cicilan maupun hutang yang dimiliki. Catat pula setiap pengeluaran yang dilakukan baik itu besar maupun kecil. Sehingga Anda mengetahui ke mana aliran pendapatan Anda selama ini.

Dengan mengetahui kondisi keuangan, Anda bisa melakukan evaluasi lanjutan terkait pengeluaran bulanan. Dari sini juga Anda bisa belajar untuk mengelola gaji bulanan serta memangkas beberapa keperluan yang kurang penting.

Buat Strategi Pengeluaran

Setelah tahu kondisi keuangan, langkah berikutnya yang harus diambil dalam mengatur keuangan rumah tangga adalah membuat strategi pengeluaran. Sederhananya, susun pengeluaran bulanan dan harian berdasarkan prioritas. 

Dari urutan tersebut, tentukan pengeluaran mana yang penting. Pastikan setiap peser uang yang dikeluarkan memiliki tujuan yang jelas dan hanya untuk barang yang diperlukan.

Eits, tidak berhenti di situ. Bila kondisi semakin buruk, Anda juga harus pikirkan kemungkinan untuk mengurangi biaya kebutuhan pokok. Misalnya terkait kebutuhan pangan sehari-hari, Anda bisa melakukan trik berikut ini

Pantang jajan di luar

Memasak makanan sendiri terbukti lebih hemat dan sehat. Anda mengetahui sendiri bahan-bahan yang dimasak serta menjamin kebersihan makan itu.

Tidak membeli makanan secara berlebihan

Baik bahan mentah atau makanan matang, pembelian secara berlebihan dapat berakibat penumpukan. Dimana penumpukan ini juga menimbulkan makanan tidak termakan dan menjadi busuk.

Pilih makanan yang bisa tahan lama

Seperti frozen food dan mie instan, penyimpanan kedua bahan makanan ini tidak terlalu sulit. Asal masih sebelum batas kadaluarsa, dua makanan ini lebih mudah disimpan sehingga tidak perlu khawatir akan membusuk.

Bila Keadaan Memaksa Gunakanlah Dana Darurat

Jangan kaget, dana darurat memang dipersiapkan untuk menghadapi masa-masa sulit, salah satunya adalah pandemi. Di masa seperti ini, Anda boleh saja menggunakan dana darurat yang selama ini telah disimpan. Yang terpenting adalah Anda tetap menggunakannya secara bijak.

Sebisa mungkin Anda berhemat karena tidak ada yang tau berapa lama pandemi ini akan berlangsung. Dan apabila pandemi sudah berakhir, maka tugas anda adalah kembali menyusun strategi untuk menyiapkan dana darurat untuk keadaan darurat lain.

Jangan Menggunakan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit memang dirasa menguntungkan. Anda bisa membeli barang apa saja asal masih dalam batas nominal kartu. Sayangnya, penggunaan kartu kredit tidak cocok untuk situasi seperti ini.

Mengatur Keuangan - Jangan Menggunakan Kartu Kredit

Sekali lagi, tidak ada yang benar-benar tau kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir dan kapan kondisi keuangan anda kembali stabil. Dengan demikian, tidak ada jaminan bagi anda untuk bisa membayar cicilan tersebut.

Cicilan kartu kredit yang sebelumnya terasa ringan, justru dapat membebani biaya pengeluaran bulanan anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan kartu kredit untuk beberapa waktu kedepan.

Buka Peluang Meningkatkan Pendidikan

Bagi kamu yang berkesempatan WFH atau dengan terpaksa dirumahkan, janganlah berkecil hati. Justru ini menjadi saat yang tepat buat kamu untuk membuka peluang untuk meningkatkan pendidikan.

Di tengah pandemi seperti ini, banyak workshop, seminar, dan kelas kursus yang dibuka tanpa tatap muka atau secara online. Dengan mengikuti kelas tersebut, Anda bisa mendapat sertifikat yang nantinya akan turut serta meningkatkan daya jual. Siapa tau Anda justru mendapat promosi setelah masa pandemi lewat.

Mencari Penghasilan Tambahan

Masa pandemi seperti ini bukan waktu yang tepat bagi Anda untuk berdiam diri. Di saat-saat seperti inilah Anda disarankan untuk memutar otak.

Untuk anda yang memiliki jiwa bisnis, bisa jadi ini waktu yang tepat untuk membuka usaha dan memperoleh penghasilan tambahan. Tidak perlu usaha yang muluk-muluk, Anda bisa mulai dengan menjual masakan anda ke tetangga atau ke teman terdekat. Dengan keberadaan teknologi dan internet, himbauan social distancing bukan lagi halangan anda dalam berbisnis.

Selain itu, Anda juga bisa mulai bekerja freelance seperti membuka jasa desain, menjadi konten writer, dan bahkan menjadi ghost writer. Anda bisa mulai mengiklankan jasa Anda lewat beberapa website khusus maupun berbagai media sosial.

Nah itu dia 6 tips mengatur keuangan di masa pandemi. Semoga kiat-kiat ini bisa kamu terapkan untuk mengatur keuangan pribadi maupun untuk mengatur keuangan rumah tangga, ya.

DI tengah ketidakpastian situasi seperti ini, tetaplah berpikir positif dan pastikan kondisi keuanganmu masih stabil. Semoga kita bisa bersama-sama melalui masa pandemi Covid-19 ini, ya. 

Baca juga: 5 Momen dengan Pasangan ini Perlu Diabadikan dalam Photobook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *