Cara Menabung Ini Salah! Milenial, Yuk Ubah Kebiasaan Ini!

Cara Menabung – Kebiasaan untuk menyisihkan uang dan menabung adalah hal yang baik. Kebiasaan tersebut harus dilakukan agar kamu bisa memiliki kehidupan finansial yang baik.

Sejak kecil, kita sudah diajarkan cara menabung, baik oleh orang tua maupun oleh guru-guru di sekolah. Meskipun begitu, ada banyak orang yang belum terbiasa untuk melakukannya.

Apakah kamu salah satunya?

Jika begitu, kamu tidak perlu khawatir. Dalam artikel ini kamu akan mengetahui berbagai kesalahan dalam menabung yang harus kamu hentikan. Ini penting agar cara kamu menyimpan uang bisa lebih efektif untuk mencapai tujuan finansial.

Baca juga: 5 Tips Menabung untuk Membeli Kamera Baru

Tidak Punya Tujuan

Sebelum kamu mulai mengumpulkan uang, tentukan dulu tujuan kamu menabung. Hal ini penting dilakukan agar kamu memiliki motivasi yang kuat untuk mengumpulkan uang.

Tujuan mengumpulkan uang bisa bermacam-macam. Misalnya, kamu ingin mengumpulkan uang untuk membeli handphone baru, liburan ke Jepang, atau untuk membeli kamera baru.

Dari situ, coba bayangkan kamu menggunakan handphone atau kamera baru yang diidamkan. Atau, bayangkan saja keseruan liburan ke Jepang. Dijamin deh, kamu bakal semakin semangat untuk menabung. 

Waktu yang Berubah-ubah

Kesalahan kedua yang sering dilakukan milenial saat menabung adalah tidak disiplin dalam menetapkan waktu yang konsisten. Kadang di awal bulan, kadang di tengah bulan. Parahnya kamu hanya mengumpulkan uang ketika ada uang lebih saja.

Cara Menabung - Waktu yang berubah-ubah

Cara menabung uang yang baik adalah tentukan waktu dan buat pengingat. Misal kamu ingin mengumpulkan uang setiap tanggal gajian, maka pasang pengingat di handphone pada setiap tanggal gajian. 

Lalu, jika notifikasi pengingat sudah muncul, segera tabung uang yang sudah kamu siapkan. Jangan menunda untuk mengumpulkan uang, nanti kamu malah kelupaan. Kan makin repot.

Jumlah yang Ditabung Tidak Selalu Sama

Kamu memang selalu menyimpan uang pada tanggal yang sama. Bahkan kamu juga pasang reminder untuk menyisihkan uang. Sayangnya kamu menyimpan uang dengan jumlah yang berbeda-beda.

Kadang 500.000 sebulan, kadang 200.000 sebulan. Perbedaan jumlah tabungan ini menandakan kamu belum berkomitmen dengan anggaran yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

Hal ini juga akan membuat kebiasaan mengumpulkan uang kamu menjadi tidak efektif. Kamu jadi kesulitan mengetahui kapan target tabunganmu akan terpenuhi. Lebih baik kamu menabung dengan jumlah yang sama, namun konsisten sesuai waktu yang telah ditentukan. 

Merasa Harus Menyisihkan dalam Jumlah Besar

Kesalahan lain yang biasanya menjangkit kebiasaan menabung para milenial adalah merasa harus menyisihkan uang dalam jumlah besar. 

Padahal sebenarnya menyisihkan uang tidak melihat jumlah yang ditabung melainkan pada kedisiplinan. Nggak masalah jika kamu hanya menyisihkan 10.000 sehari, yang penting kamu secara konsisten dengan jumlah yang sama setiap harinya.

Cara Menabung - Merasa Harus Menabung dalam Jumlah yang Besar

Uang 10.000 memang kelihatannya kecil, tapi coba deh dihitung lagi. Kalau rutin menyisihkan uang selama 30 hari, uang tabungan kamu sudah mencapai 300.000. Berapa tuh kalau disimpan setahun?

Menabung di Akhir Bulan

Menyimpan uang di akhir bulan sering menjadi kesalahan milenial. Bukannya menyisihkan uang namanya kalau dilakukan di akhir bulan, melainkan menyisakan uang.

Bisa-bisa uangmu habis duluan untuk kepentingan konsumtif dan kamu pun batal menyimpan uang bulan ini. Oleh karena itu, sebaiknya mulai sekarang kamu ubah kebiasaan menabung di rumah ini ya.

Tips menabung cepat yang harus kamu lakukan adalah menyisihkan uang di awal bulan. Setelah kamu menentukan jumlah uang yang kamu tabung, segera pisahkan uang itu dari uang yang digunakan untuk konsumsi sehari hari.

Tapi ingat, meski kamu menyisihkan di awal bulan, jangan sampai nilai tabungan menjadi beban untuk kehidupan bulananmu ya. Anggarkan dengan tepat besaran pengeluaran dan tabungan kamu.

Hanya Memanfaatkan Cara Menabung tanpa Berinvestasi

Kamu membiarkan uang tabungan mengendap di rekening tabungan? Tahukah kamu setiap bulan menarik biaya administrasi di rekening? Kalau didiamkan begitu saja, bukannya bertambah tabungan kamu justru berkurang.

Tips menabung uang terakhir yang bisa diterapkan adalah menggunakan uang tabungan untuk berinvestasi. 

Nggak perlu takut dengar kata investasi. Ada banyak pilihan investasi, mulai dari saham, reksadana, jual beli valuta asing, emas, hingga properti.

Untuk pilihan investasi, sebaiknya kamu pelajari sendiri. Cari yang paling sesuai dengan tujuan dan target tabungan. Dan yang paling penting, pertimbangkan kelebihan dan kekurangan produk investasi yang satu dengan yang lain.

Itulah kesalahan cara menabung yang sering dilakukan milenial. Yuk kita sama-sama belajar cara menyimpan uang yang benar dari kesalahan itu. Semoga kita bisa menerapkan  tips menabung di rumah yang sudah dijelaskan ya.

Baca juga: 8 Tips Menabung untuk Persiapan Pensiun

6 Cara Menabung Anti Gagal untuk Ibu Rumah Tangga

Cara Menabung – Hai Moms! Menjadi ibu rumah tangga selalu punya tantangan tersendiri, khususnya di bidang keuangan. Karena tidak memiliki penghasilan sendiri, Moms hanya bisa mengandalkan jatah dari suami. Tak hanya itu, Moms juga harus berhati-hati dalam membelanjakan uang, memastikannya cukup sampai akhir bulan.

Meski rutin menerima uang bulanan dari suami, Moms harus selalu menyiapkan uang tabungan sendiri. Tabungan ini nantinya bisa sangat bermanfaat jika ada keperluan mendadak yang harus segera dibayar. Misalnya jika ada yang sakit atau mengalami kecelakaan, membayar pendidikan anak, hingga renovasi rumah. 

Tapi apa mungkin ibu rumah tangga memiliki tabungan? Jawabannya mungkin banget! Berikut ini adalah 6 cara menabung efektif untuk ibu rumah tangga.

Baca juga: 6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Sisihkan di Awal

Sama seperti tips menabung karyawan, cara menabung uang paling jitu versi ibu rumah tangga juga bisa dimulai dengan menyisihkan awal. Tepatnya saat menerima jatah uang bulanan dari suami, langsung saja sisihkan setidaknya 10% sampai 20% dari uang tersebut.

Lakukan hal yang sama pada uang belanja harian. Moms bisa memangkas 5 ribu sampai 20 ribu per hari dari uang belanja dan simpan di tempat khusus. Misalkan 5.000 dikali 30 hari, Moms sudah bisa mengumpulkan 150.000 dalam sebulan. Jumlah ini sudah lumayan dibanding tidak ada sama sekali.

Usahakan uang yang dipangkas di awal bulan tidak membebani kebutuhan bulanan atau harian, ya Moms. Sebab bagaimana pun juga, tugas utama kita sebagai ibu adalah untuk mengurus segala keperluan rumah tangga. Yang penting, Moms harus konsisten dalam menabung dan pastikan juga simpanan Moms aman, ya.

Cara Menabung dengan Strategi Amplop

Kedengarannya aneh namun strategi ini sangat sederhana dan mudah untuk diterapkan. Moms hanya perlu menyiapkan amplop sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Misalnya belanja bulanan, uang sekolah anak, air dan listrik, juga belanja harian. Lalu isi masing-masing amplop dengan uang sesuai jumlah yang telah dianggarkan sebelumnya.

Cara Menabung - Strategi amplop

Usahakan jumlah uangnya pas supaya tidak terjadi pengeluaran tak perlu. Memang kelihatannya kelebihan uang yang dikeluarkan sedikit namun sama seperti menabung, jumlah yang sedikit itu bisa menjadi banyak. 

Mudah, bukan? Nah sekarang saatnya Moms menggunakan strategi amplop untuk mengatur keuangan rumah tangga. 

Manfaatkan Diskon dan Promosi

Hmmm siapa sih yang tidak suka berburu diskon dan promosi? Dua hal ini bisa menjadi sahabat Moms untuk menghemat uang.

Biasanya menjelang tanggal gajian banyak supermarket dan toko online yang ramai-ramai memberikan diskon. Terutama potongan harga untuk barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan harian. Duh rasanya ingin langsung membeli semua barang diskon itu!

Nah kalau seperti ini diskon dan promosi bisa menjadi ancaman. Karena itu perhatikan baik-baik barang apa saja yang sedang diskon? Apakah Moms atau keluarga benar-benar membutuhkannya? Atau ini hanya lapar mata melihat kata diskon?

Pastikan dulu barang tersebut benar-benar dibutuhkan baru membeli barang tersebut dengan memanfaatkan diskon. Sebab jika hanya terpaku pada diskon tanpa perhatikan kebutuhan, bisa-bisa uang bulanan habis hanya untuk membeli barang diskon. Gagal deh upaya untuk menabung bulan ini.

Hal yang sama juga bisa Moms manfaatkan dengan memiliki kartu member suatu toko. Biasanya toko akan memberikan potongan khusus untuk pelanggan dengan kartu member. Meski promo potongan harga maupun cashback hanya bernominal kecil, sebagai ibu rumah tangga yang bijak baiknya manfaatkanlah semua peluang yang ada.

Kumpulkan Uang Receh

Cara menabung di rumah selanjutnya dimulai dengan uang receh. Yap, meski hanya recehan, uang receh tetap saja uang yang memiliki nilai. Mulai sekarang, cobalah untuk mengumpulkan uang receh sisa belanja di rumah. Mau nominal 1.000 atau 100 rupiah, simpan recehan tersebut di satu wadah khusus. 

Cara Menabung - Mengumpulkan Recehan

Jika sudah terkumpul, kelompokkan lagi uang receh bernilai sama hingga terkumpul jumlah yang lebih besar. Misal 100 rupiah ditumpuk 10 agar bisa menjadi 1.000. Atau pecahan 1.000 dikelompokkan hingga menjadi lima ribu. Rekatkan kumpulan koin-koin tersebut di dengan selotip supaya lebih praktis dan tidak tercecer. 

Nah, kumpulan uang tadi bisa ditukarkan dengan uang kertas agar lebih mudah disimpan dan dihitung. Dengan begitu Moms jadi memiliki uang simpanan sendiri, kan? Kelihatannya sih memang hanya recehan. Namun, bila terus ditabung, jumlah tersebut bisa menjadi banyak.

Ikut Arisan

Tips menabung uang yang patut dipraktikkan berikutnya adalah ikut arisan. Baik itu arisan RT maupun arisan lainnya. Mengapa demikian? Karena di setiap arisan Moms juga bisa menabung. Moms bisa menyimpan sebagian uang untuk ditabung di arisan ini. Cara ini cukup efektif karena pertemuan arisan diadakan tiap bulan, otomatis Moms juga bisa menabung tiap bulan.

Mengingat selain simpanan arisan juga memiliki iuran pokok, sebaiknya Moms sesuaikan budget arisan dengan budget bulanan ya. Dan yang terpenting, pilihlah arisan yang terpercaya supaya uang yang rencananya ditabung tidak hilang.

Hindari Utang dan Piutang

Dalam keadaan mendesak, meminjam uang ke tetangga, teman, atau keluarga bisa menjadi solusi, begitu juga sebaliknya. Namun, bila terus dibiarkan terjadi, utang bisa menjadi beban bagi keuangan bulanan.

Utang piutang juga bisa membuat relasi menjadi renggang. Sayang, kan kalau tali silaturahmi sampai terputus hanya karena utang piutang.

Oleh karenanya sebaiknya Moms tidak meminjam atau memberi pinjaman ke tetangga yang membutuhkan. Kecuali bila keadaan mendesak, coba diskusikan dengan suami terlebih dahulu sebelum bertindak.

Itulah 6 cara menabung di rumah ala ibu rumah tangga yang bisa diterapkan. Semoga cara-cara ini bisa membantu Moms untuk menabung ya. Sebab tak hanya mengurus rumah, anak, dan suami, ibu rumah tangga yang bijak juga bertanggung jawab untuk mengatur keuangan rumah tangga.

Selain itu, pastikan Moms disiplin dalam menabung supaya jumlah tabungan terus meningkat. Bila sudah rutin menabung, saatnya Moms mengajari anak cara menabung uang. Sebab media belajar yang baik adalah dengan melihat contoh nyata yakni dari Moms sendiri. Akhirnya Moms dan keulargalah yang bisa merasakan manfaat dari tabungan itu.

Baca juga: Hindari 7 Kesalahan ini dalam Mengatur Keuangan