Yang Harus Pasangan Ketahui Sebelum Mulai Persiapan Menikah

Persiapan Menikah – Kamu dan pasangan tersayang sudah pacaran bertahun-tahun? Atau, baru dua bulan ketemu tapi kamu sudah merasa dia jodohmu?

Nggak ada salahnya kalau kalian berdua mulai memikirkan tentang pernikahan. Tanpa ada niatan untuk terburu-buru menikah, ada beberapa hal yang perlu diketahui pasangan sebelum kalian memutuskan untuk menikah.

Nah berikut ini adalah 6 harus pasangan ketahui sebelum memulai persiapan pernikahan.

Baca juga: 8 Trik Menabung untuk Mempersiapkan Pernikahan Impian

Ketahui Keluarga Pasangan

Pernikahan tak hanya momen bersatunya dua insan, melainkan bersatunya dua keluarga. Bisa jadi kedua keluarga ini begitu bertolak belakang, bisa jadi kedua keluarga ini sudah sangat klop.

Tujuan dari mengetahui keluarga pasangan adalah untuk meminta restu. Sebab pernikahan yang penuh berkah adalah pernikahan yang direstui orang tua.

Restu orang tua, terutama pihak istri juga menjadi penting dalam persiapan menikah dalam Islam. Yakni bahwa saat melakukan akad nikah alias ijab dan qabul, mempelai wanita harus diwakilkan oleh Ayahnya atau kerabat laki-lakinya.

Selain itu, meski kamu bukan seorang muslim, ada baiknya memperjuangkan restu orang tua saat hendak menikah. Sebab pernikahan adalah persatuan dua keluarga, yang semoga segalanya akan dimudahkan dengan adanya restu.

Cari Tau Goals Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Sebagai momen penyatuan dua insan dan dua kehidupan, ada baiknya kamu mengenal dengan baik siapa pasanganmu. Termasuk mengenali goals dan mimpi-mimpi dari orang yang kelak akan menjadi pasangan seumur hidup. 

Mulai dari mimpi-mimpi kecil, seperti mencoba memasak resep rahasia dan nonton konser penyanyi favorit. Lanjut ke mimpi jangka menengah seperti liburan ke tempat tertentu dan membeli rumah. Dan mimpi jangka panjang seperti tinggal di pedesaan saat hari tua.

Adanya goals dan mimpi-mimpi ini penting, sebab dengan begitu, seseorang jadi memiliki tujuan dalam hidup. Akan ada hal-hal yang memotivasi mereka saat putus asa.

Selain itu, dengan membicarakan hal ini, kalian bisa mulai menyusun rencana. Kalian bisa saling menyesuaikan mimpi. Siapa tau mimpi kalian malah saling melengkapi. Akhirnya kamu dan pasangan memiliki mimpi yang sama.

Ketahui Strategi dan Perencanaan Keuangan Pasangan

Nggak kalah penting dengan bertukar mimpi, cari tau bagaimana pasangan kamu menyusun rencana keuangan. Tanpa maksud untuk bersikap matre, penting hukumnya untuk mencari tau perihal ini.

Sebab ketika menikah, kondisi keuangan merupakan tanggung jawab pasangan. Kalian sudah tidak bisa lagi mengandalkan orang tua dan kerabat. Termasuk uang untuk makan, pendidikan anak, hingga saat hari tua nanti.

Persiapan Menikah - Ketahui Strategi dan Perencanaan Keuangan Pasangan

Nggak ada salahnya kalian berdiskusi dan sama-sama belajar menghindari kesalahan mengatur keuangan dan pentingnya investasi. Jangan takut ajak pasanganmu untuk belajar menabung sebagai langkah awal persiapan sebelum pernikahan.

Cari Tau Bagaimana Sikap Pasangan Saat Marah dan Tertekan

Tak hanya bahagia, kehidupan pernikahan juga akan dihiasi berbagai rintangan dan permasalahan. Mulai dari masalah keuangan, kehadiran anak, saudara hingga keluarga. Belum lagi jika ada permasalahan terkait pekerjaan.

Emosi seperti marah dan perasaan tertekan tentu saja dapat menghampiri kamu dan pasangan. Oleh karenanya, selagi masih pacaran cobalah cari tau bagaimana sikap pasangan saat marah dan tertekan.

Persiapan Menikah - Cari Tau Bagaimana Sikap Pasangan Saat Marah dan Tertekan

Perhatikan pula bagaimana mereka mengolah emosi saat menghadapi masalah. Apakah mereka berubah bersikap kasar hingga memukul? Atau mereka hanya diam dan bersikap seolah tak ada masalah?

Mengetahui bagaimana respon mereka saat tertawa dan tertekan bisa jadi bagian dalam tahapan persiapan pernikahan. Sebab, besar kemungkinan kamu akan menghadapi kondisi tersebut pada saat nanti kalian menikah.

Terakhir, tanyakan pada diri sendiri, siapkah kamu menghadapinya?

Ketahui Pentingnya Perjanjian Pra-Nikah

Perjanjian pra nikah adalah perjanjian yang dibuat oleh pasangan suami isteri sebelum, pada saat atau dalam pernikahan. Dikenal dengan pre-nub, perjanjian pra nikah memuat kesesepakatan suami isteri selama masa pernikahan.

Meski semua pasangan ingin berakhir bahagia, kamu harus berpikiran yang terburuk, Di samping itu, pernikahan tak hanya mengatur soal pemisahan harta dalam pernikahan namun juga hak asuh anak.

Masing-masing pasangan juga bisa menambahkan poin-poin yang sekiranya perlu diatur. Isi perjanjian juga dapat dihapus, diganti, dan dibatalkan asal kedua belah pihak sepakat.

Bukan berarti kamu dan pasangan harus membuat perjanjian pranikah. Namun ada baiknya kalian mengetahui dan memahami adanya perjanjian ini. Untuk membuat atau tidak membuat, pilihan tetap ada di tangan kalian berdua.

Cari Tau Apa Yang Kamu Inginkan

Hal terakhir yang harus kamu tahu sebelum memulai persiapan pernikahan adalah mencari tahu apa yang benar-benar kamu inginkan. Apakah kamu benar-benar ingin menikah dan bukan karena paksaan? Pastikan juga bahwa kamu ingin menikah, bukan karena usia.

Namun demikian, kamu pun harus tau bahwa keraguan juga pasti datang menjelang pernikahan. Coba bicarakan keraguan dengan keluarga atau pasanganmu dengan pikiran terbuka. Jangan sampai kamu malah takut dan khawatir akan hal-hal yang tidak pasti

Nah itu dia 6 hal yang pasangan harus tau sebelum mulai persiapan pernikahan. Semoga bisa membantu kamu memantapkan hati untuk memulai persiapan pernikahan bersama pasangan.

Yang tak boleh lupa dari daftar persiapan pernikahan, cari tau tempat cetak album foto pernikahan terbaik. Kalau yang satu ini tak perlu repot, jawabannya ID Photobook. Jasa cetak foto murah ini menawarkan paket album foto pernikahan kualitas nomor satu dengan harga murah.

Baca juga: Trik Jitu Bikin Album Foto Pernikahan Sempurna

Pentingnya Cetak Foto Kenangan Manis Liburan Bareng Keluarga

Cetak Foto – Menjelang akhir tahun, sudahkah Anda menentukan destinasi liburan sekolah anak kali ini? Atau Anda dan keluarga memutuskan untuk tinggal di rumah saja?

Kemanapun tujuan Anda dan keluarga, sangat penting untuk menciptakan kenangan manis di saat liburan. Mau jalan-jalan ke luar negeri, ke luar kota, liburan ke rumah nenek, dan bahkan di rumah, liburan menjadi momen penting dalam keluarga.

Baca juga: 6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Memang Apa Pentingnya Sih Agenda Liburan Bareng Keluarga?

Sarana Menghilangkan Stress

Tahukah Anda bahwa seorang anak pun bisa stress? Sama seperti orang dewasa, anak-anak bisa stress bila diminta melakukan suatu hal secara terus menerus tanpa jeda.

Tekanan yang diterima anak hampir sama dengan orang tua. Tuntutan sederhana seperti tugas-tugas, belajar, hingga nilai akademis bisa jadi sangat berat untuk mereka. Apalagi jika mereka kesulitan bergaul dengan teman sebaya sehingga tak memiliki tempat bercerita.

Begitu pula dengan Anda sebagai orang tua. Rasa bosan serta masalah yang menggempur Anda di tempat kerja, juga kegiatan sehari-hari di rumah bisa menjadi pemicu stress.

Sehingga tak ada salahnya jika keluarga memanfaatkan waktu liburan untuk istirahat dari kegiatan sehari-hari. Anda sekeluarga bisa ‘cuci mata’ serta menenangkan pikiran di lokasi wisata cantik dan beragam aktivitas menarik.

Sarana Edukasi Untuk Anak

Momen liburan sering kali dimanfaatkan para orang tua untuk memberikan ruang untuk anak setelah belajar. Namun tahukah Anda liburan bisa menjadi sarana edukasi yang baik untuk anak?

Mengunjungi lokasi wisata sejarah, budaya, dan alam sedikit banyak akan membantu anak untuk belajar. Anak bisa berkunjung ke suatu lokasi wisata dan mendengarkan fenomena alam apa yang akhirnya membentuk lokasi wisata itu. Begitu juga mempelajari kisah apa yang melatarbelakangi dibangunnya sebuah tugu dan museum.

Bedanya, saat berlibur Anak dapat melihat dan mengamati objek wisata secara langsung. Berkunjung ke tempat asing dengan didampingi orang tua akan membuat anak bersemangat mengeksplorasi lokasi wisata tersebut.

Momen liburan ini juga bisa membantu memperluas wawasan anak. Dari sini orang tua bisa mengajari perbedaan dan keragaman budaya yang ada. Dengan begitu anak menjadi lebih peka, terbuka, serta toleran.

Sarana Mengeratkan Hubungan Keluarga

Waktu liburan bisa dimanfaatkan untuk menggantikan waktu-waktu yang selama ini habis dimakan kesibukan. Baik orang tua maupun anak dapat berkumpul dan membuat kenangan manis bersama.

Di samping itu, momen liburan yang santai juga bisa menjadi momen bertukar cerita antara anak dan orang tua. Interaksi yang harmonis ini bisa meningkatkan rasa percaya anak kepada orang tua, begitu juga sebaliknya.

Cetak Foto - Sarana Mengeratkan Hubungan Keluarga

Jangan khawatir jika terjadi pertengkaran kecil saat liburan, justru inilah saat yang tepat untuk mengajari anak cara memecahkan masalah. Meminta maaf, memaafkan, mengusulkan pendapat hingga menerima saran dapat terjadi saat mendiskusikan destinasi liburan. Di sini anak akan belajar cara berdiskusi yang baik.

Terus Kenapa Harus Diabadikan? Kenapa Harus Cetak Foto Dalam Photobook?

Momen Sekali Seumur Hidup

Momen liburan memang bisa dilakukan kapan saja. Bahkan kamu bisa berkali-kali mengunjungi lokasi yang sama. Namun, apakah mungkin momen yang sama akan terulang lagi?

Menyempatkan waktu untuk berlibur di tengah kesibukan dapat menambah kenangan manis bersama keluarga. Mengabadikan kenangan manis dalam photobook bertujuan untuk mengabadikan kenangan manis bersama orang-orang terkasih. 

Untuk Dikenang di Kemudian Hari

Kenangan yang diabadikan dalam photobook memudahkan kita apabila ingin mengenangnya di kemudian hari. Bila dicetak dalam photobook, Anda dan keluarga tak perlu lagi khawatir akan ada foto yang terselip apalagi hilang. Sebab foto-foto tersebut sudah dicetak dengan rapi.

Foto-foto dalam photobook dapat menuturkan kisah yang sempat terlupa oleh kenangan manusia. Gambar detail yang abadi memudahkan kita untuk menceritakan kejadian di hari foto tersebut diambil. Terlebih lagi, album foto juga memuat momen penting bersama orang-orang penting dalam hidup kita yang mungkin telah tiada.

Cetak Foto - Untuk Dikenang Di Kemudian Hari

Destinasi Liburan

Masih bingung mau pergi ke mana? Lokasi-lokasi wisata di bawah ini cocok dijadikan destinasi liburan bareng keluarga!

Liburan Ke Yogyakarta

Tak bosan-bosannya datang ke Yogyakarta. Kota pelajar yang terkenal dengan kelestarian budayanya ini selalu memiliki destinasi menarik untuk dikunjungi. Candi Prambanan, Bukit Breksi, Taman Sari, Malioboro, hingga Alun-alun.

Liburan Ke Bandung

Destinasi wisata alam di Bandung tak perlu diragukan lagi. Ditambah cuaca dingin yang menyejukkan, dijamin stres akan lenyap dibawa angin. Mulai dari Kawah Putih hingga jalan Dago. Berkunjung ke peternakan hingga belanja produk lokal bisa dilakukan di Bandung.

Liburan Ke Thailand

Negara lumbung padi ASEAN ini dikenal sebagai salah satu destinasi liburan murah di Asia. Mengunjungi kuil hingga menyusuri pantai pasir putih. Mencicipi makanan khas hingga mengeksplorasi bangunan kerajaan. Pokoknya Thailand sayang untuk dilewatkan!

Masih bingung dan butuh referensi? Kunjungi situs ID Photobook

Setelah tentukan destinasi wisata favorit, siapkan tabungan agar budget kamu cukup! Dan yang terpenting, jangan lupa abadikan momen manis liburan bareng keluarga dalam photobook.

Khawatir harga cetak foto photobook yang mahal? ID Photobook adalah jasa cetak foto polaroid murah dengan kualitas nomor satu.

Nggak perlu lagi cari jasa cetak foto terdekat karena ID Photobook selalu dekat. Dengan menggunakan sistem online, ID Photobook dapat menerima pesanan dan kiriman foto dari manapun dan kapanpun yang Anda mau.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk cetak foto liburan keluarga di ID Photobook! Kami tunggu foto kenanganmu, ya!

Baca juga: Cetak Foto 5 Momen Spesial Anak Agar Lebih Mudah Dikenang

Bisa Berujung Depresi! Yuk Pelajari Dampak Stres Pada Remaja

Stres Pada Remaja – Usia remaja adalah masa-masa paling indah. Pada masa ini anak mulai mengenal warna-warna indah. Tak hanya hitam dan putih, remaja juga mulai mengenal hal-hal seperti cinta, persahabatan sejati hingga mimpi-mimpi.

Namun para remaja yang sedang semangat ini belum memiliki emosi yang stabil. Masih sulit bagi mereka untuk mengendalikan diri. Sehingga tak heran jika mereka masih suka meledak-ledak. Misalnya terlalu bahagia, terlalu sedih, juga terlalu marah.

Lonjakan-lonjakan emosi ini diperparah dengan adanya tekanan dari lingkungan sekitar. Baik dari teman, pendidikan, orang tua, hingga pacar atau gebetan.

Tekanan tersebut semakin nyata dengan adanya media sosial, dimana praktik perundungan makin sering terjadi. Akibatnya stres pada remaja adalah persoalan yang sering muncul dewasa ini.

Jangan anggap remeh kondisi stres pada remaja. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan emosional yang akhirnya dapat berujung pada depresi. Berikut ini adalah gambaran singkat tentang dampak stres pada remaja

Baca juga: Stres Pada Remaja: Kenali Tanda, Penyebab, dan Solusinya!

Memicu Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan stres pada anak. Misalnya perundungan, minimnya komunikasi, hingga hubungan asmara yang tak berjalan lancar. Taukah Anda bahwa stres berat dapat memicu post traumatic stress disorder (PTSD)?

PTSD merupakan akibat yang dirasakan seseorang setelah mengalami suatu kondisi traumatis. Misalnya kecelakaan, bencana alam, kekerasan dan penyiksaan, hingga tindak kriminal sadis. Termasuk kasus perundungan dan kekerasan dalam bentuk apapun. 

Menjadi catatan penting ialah remaja tak perlu mengalami kekerasan untuk bisa trauma. Bisa saja mereka hanya sekilas melihat tindak kekerasan, baik di rumah maupun di di sekolah, lalu mengalami trauma. Kondisi ini marak terjadi terutama pada kasus yang melibatkan orang-orang terdekat.

Memang tidak semua anak yang mengalami atau menyaksikan peristiwa tidak menyenangkan akan mengalami gangguan ini. Namun, orang tua perlu waspada agar bisa memberikan bantuan yang tepat bagi anak.

Penderita PTSD biasanya menunjukkan gejala seperti sering gelisah, mimpi buruk, hingga sulit tidur. Kadang kala kondisi ini dibarengi dengan serangan panik. Nah, Parents, berkonsultasi dengan psikolog menjadi pilihan yang tepat saat anak Anda mulai menunjukkan tanda-tanda stress pada remaja semacam ini.

Siklus Menstruasi Menjadi Tidak Teratur

Kondisi stres dapat mengganggu kinerja hipotalamus selaku bagian otak yang mengatur siklus menstruasi. Terganggunya hipotalamus menyebabkan hormon dalam tubuh perempuan menjadi tidak seimbang. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Stres Pada Remaja - Siklus Menstruasi Menjadi Tidak Teratur

Hal utama untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan meredakan stres. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi sayur dan buah. Sebab baik mengkonsumsi sayuran dan buah dapat menghasilkan hormon kristosol yang dapat mengendalikan stres. 

Selain itu orang tua bisa membantu sejak anak mulai menunjukkan gejala stres pada remaja. Jadi Ketika anak mulai terlihat jenuh, kesulitan tidur dan berkonsentrasi, bermimpi buruk hingga mudah cemas, carilah cara untuk meredakan stres.

Misalnya dengan mengajak anak untuk berolahraga ringan seperti senam dan yoga. Apabila memang diperlukan, tak ada salahnya untuk mengajak anak berkonsultasi dengan psikolog. Ingat, konsultasi dapat menjadi pilihan yang tepat jika stres pada anak tak kunjung reda.

Melewatkan Kesempatan Karena Psikosomatis

Stres menempatkan tubuh pada kondisi tegang setiap saat. Oleh karenanya anak remaja yang sedang stres akan sering mengeluh badannya pegal dan merasa lelah meski tak banyak aktivitas.

Kondisi tertekan juga dapat memanipulasi otak untuk merasakan sakit pada bagian-bagian tertentu. Rasa sakit fisik yang diakibatkan stres dapat disebut psikosomatis. Rasa sakit ini dapat berpindah-pindah namun biasanya seputar organ pencernaan dan kepala.

Kedengarannya memang sederhana, namun jangan sampai mewajarkan kondisi ini. Jika psikosomatis terus menerus kambuh, kondisi ini bisa dibawa sampai mereka dewasa. Bisa jadi anak malah melewatkan kesempatan emas karena terlalu tegang.

Misalnya kesempatan untuk mengerjakan soal ujian dengan maksimal namun karena harus menahan rasa sakit, anak jadi sulit berkonsentrasi. Sayang kan kalau sampai benar-benar kejadian.

Gangguan Kecemasan dan Depresi

Stres memiliki pengaruh langsung pada kondisi kesehatan mental anak. Terutama pada kasus dimana anak remaja kesulitan mencari tempat untuk bercerita. Baik karena tak memiliki teman dekat yang nyaman maupun karena orang tua yang tidak bersahabat.

Minimnya komunikasi ini akan membuat anak merasa kesepian dan sendirian. Akhirnya mereka hanya bisa memendam tanpa tau bagaimana cara yang tepat untuk mengolah emosi dan stres. Kondisi stres yang berlarut-larut ini akan memicu stres berat yang kemudian berujung pada depresi.

Stres Pada Remaja - Gangguan Kecemasan

Stres dan depresi adalah dua hal yang berbeda. Jika stres masih bisa diolah dan dijadikan motivasi, depresi menjadi titik terendah manusia. Pada kondisi depresi seorang remaja dapat merasa sedih selama berminggu-minggu tanpa ada gairah untuk melakukan sesuatu.

Selanjutnya depresi dapat menghilangkan rasa percaya diri dan penghargaan diri. Penderita depresi memiliki pemikiran negatif yang konstan dan dapat menghasilkan dorongan untuk melukai diri sendiri hingga bunuh diri.

Oleh karenanya, orang tua perlu waspada jika anak remaja mulai menunjukkan tanda stres berat dan depresi. Jangan sungkan dan segera konsultasikan kondisi anak ke psikolog maupun psikiater agar dapat memberikan penanganan yang cepat dan tepat.

Nah itu dia dampak stres pada remaja. Baik kondisi fisik maupun mental, keduanya perlu mendapat perhatian dan penanganan khusus.

Menjadi orang tua saat menghadapi anak yang sedang stres memang tidak mudah. Penuh kekhawatiran sekaligus kesabaran ekstra. Namun ingatlah bahwa komitmen Anda yang membawa anak lahir dan menjalani hidup di dunia. Sudah selayaknya Anda bersikap dewasa dengan berusaha memahami kondisi anak.

Baca juga: Harus Lebih Peka, Yuk Kenali Tanda Stres Pada Anak!

Harus Lebih Peka, Yuk Kenali Tanda Stres Pada Anak!

Stres Pada Anak – Masa kanak-kanak biasanya diisi dengan berbagai kegiatan mengasyikan. Bermain bersama teman-teman, menari, melompat, hingga membangun hubungan persahabatan yang erat.

Namun sama seperti orang dewasa ternyata anak kita pun bisa stres. Sebab ternyata kehidupan seputar sekolah, rumah, dan teman sepermainan bisa membuat mereka tertekan. Misalnya tuntutan untuk selalu mendapat nilai yang baik, minimnya komunikasi dengan orang tua, hingga penolakan dari teman-teman.

Tentunya kita tak ingin masa kanak-kanak yang bahagia harus diisi dengan duka dan tekanan. Sehingga sebaiknya orang tua lebih peka dengan kondisi anak, amati perilaku mereka, siapa tau ada yang berubah. Hal ini penting agar orang tua bisa memberikan penanganan yang tepat sebelum kondisi semakin parah.

Nah berikut ini adalah tanda-tanda stres pada anak usia sekolah yang perlu orang tua ketahui.

Baca juga: Parents, Yuk Bantu Mengatasi Stres Pada Anak Usia Sekolah!

Gelisah dan Tidak Nyaman

Terkadang meski sudah sekolah bahkan memasuki usia remaja, anak masih kesulitan mengungkapkan perasaannya. Namun sebagai orang tua, sebaiknya kita lebih peka menangkap tanda stres pada anak remaja.

Misalnya saat tiba-tiba anak bersikap tidak nyaman dan gelisah saat berada di lingkungan tertentu seperti sekolah atau taman bermain. Jika melihat perubahan sikap ini, Anda tidak perlu langsung ‘menodong’ anak dengan pertanyaan-pertanyaan.

Saat mereka gelisah, bantulah anak untuk kembali tenang. Berikan kata-kata yang mampu menenangkan mereka. Yakinkan bahwa situasinya akan segera membaik. Ketika Anda dan anak sudah berada di rumah atau di lingkungan yang bisa membuat anak terlihat lebih tenang, barulah pancing anak untuk bercerita.

Ingat, jangan dipaksa. Meski Anda juga gelisah dan penasaran setengah mati, tugas Anda adalah untuk menyediakan tempat yang nyaman sampai mereka bersedia untuk cerita.

Mimpi Buruk dan Gangguan Tidur

Meski sering dianggap bunga tidur, ternyata mimpi tertentu bisa jadi alarm saat tubuh sedang stres. Misalnya saat mimpi dikejar-kejar sesuatu, bertengkar, mencari benda yang hilang, hingga ketinggalan moda transportasi tertentu.

Adanya mimpi buruk dapat mengganggu kualitas tidur anak. Mereka terjaga tengah malam dan kesulitan untuk kembali tidur. Parahnya anak bisa menolak untuk tidur karena terlalu cemas dan takut mimpi buruk datang lagi.

Gangguan tidur semacam ini dapat mengacaukan konsentrasi anak dalam belajar. Mereka jadi lebih mudah marah karena sulit untuk istirahat. Nah, Parents, ketika anak terjaga pada malam hari dan bermimpi buruk, tanyakan apakah anak sedang memiliki masalah.

Konsentrasi Belajar Terganggu

Nilai anak di sekolah mendadak turun? Eits, jangan langsung dimarahi, ya! Sebab tanda stres pada anak sekolah dapat berupa terganggunya konsentrasi saat belajar. Akibatnya performanya di sekolah ikut meredup.

Salah satu cara mengatasi stres pada anak sekolah adalah dengan menanyakan apakah ada yang kira-kira mengganggu konsentrasi belajarnya. Kemudian berpikiran terbuka dengan apa yang menjadi jawaban anak.

Stres Pada Anak - Konsentrasi Belajar Tergangu

Introspeksilah, jangan-jangan selama ini Anda yang membuat anak stres. Mungkin Anda tak sadar namun tindakan seperti membanding-bandingkan nilai anak dengan teman dan bahkan saudaranya sendiri bisa menjadi pemicu stres pada anak.

Oleh karenanya, sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan tersebut. Setiap anak memiliki keunikan masing-masing yang tak bisa dipaksakan. Misalnya si kakak pandai pada bidang matematika, adiknya pandai pada bidang bahasa. Begitu juga dengan teman-temannya. Jadikan sekolah sebagai tempat untuk belajar, bukan berkompetisi.

Tiba-tiba Mengompol

Para ahli menyebutkan bawah kondisi stres memiliki pengaruh terhadap kandung kemih seseorang. Hal ini menimbulkan tubuh sulit untuk menahan kencing dan sering ngompol. Begitu juga dengan anak yang sedang stres.

Orang tua perlu waspada saat anak usia sekolah yang sudah tidak ngompol, tiba-tiba mengompol. Sebab bisa jadi gejala stres pada anak remaja.

Jadi jangan buru-buru ngomel ya, Parents. Sebab anak juga tidak sadar kenapa mereka bisa ngompol saat tidur. Lebih baik tanyakan apakah mereka ada masalah lalu bantu agar mereka bisa segera menyelesaikan masalah.

Anak Sering Sakit Tanpa Penyebab yang Jelas

Tanda anak sedang stres lainnya adalah sering sakit tanya ada penyebab yang jelas. Sakitnya pun bisa beragam, mulai dari sakit perut seperti diare dan kembung, hingga sakit kepala seperti migrain.

Karena tidak adanya kejelasan tentang penyebab dari sakit ini, orang tua juga jadi kebingungan mencari obat. Padahal rasa sakit ini bisa sangat mengganggu anak saat menjalani aktivitasnya.

Coba amati kapan anak mulai mengeluhkan sakit dan kapan rasa sakit itu mereda. Sebab biasanya rasa sakit tersebut hanya muncul saat anak sedang stres dan hilang lagi saat anak sudah kembali tenang. Misalnya saat hendak berangkat sekolah, nah bisa jadi rasa sakit ini tanda anak stres sekolah.

Perilaku Negatif dan Agresif

Anak yang sedang stres memiliki banyak energi negatif di dalam tubuhnya, sehingga tak jarang mereka justru banyak bergerak. Jika tidak diolah dengan benar, sikap aktif mereka ini bisa disalurkan menjadi hal-hal negatif.

Misalnya dengan memukul, menendang, hingga berteriak-teriak. Mereka juga cenderung lebih jahil dan mengganggu teman-temannya.

Stres Pada Anak - Perilaku Negatif dan Agresif

Tentu saja Anda tidak ingin anak dijauhi teman-temannya karena terlalu nakal dan agresif. Di sisi lain, Anda juga tidak boleh langsung memarahi mereka, bisa-bisa anak malah semakin menjauh.

Salah satu cara mengatasi anak yang tertekan adalah dengan mengajak mereka melampiaskan tekanan mereka. Anda bisa mengajak anak untuk berolahraga bersama, misalnya berenang atau main sepeda. Setelah itu ajak mereka ngobrol dan pancing untuk mereka bercerita.

Nah itu dia 6 tanda anak sedang stres, ya Parents. Kesannya sih mereka hanya berulah padahal mereka sedang tertekan.

Komunikasi adalah kunci untuk mengatasi stres pada anak. Sehingga sangat penting bagi orang tua untuk menyediakan waktu untuk ngobrol dengan anak. Cobalah untuk memahami cerita dari sudut pandang anak.

Jika stres berlanjut, tak ada salahnya untuk konsultasi dengan psikolog anak. Sediakan waktu juga untuk liburan bareng anak dan keluarga. Abadikan momen seru liburan dalam kamera digital. Lalu jangan lupa cetak fotonya bersama ID Photobook, ya!

Baca juga: Destinasi Liburan Unik Ini Cuma Ada di Indonesia!

Cetak Foto 6 Momen Spesial Anak Agar Lebih Mudah Dikenang

Momen Spesial – Hi Moms! Sebagai orang tua, pastinya kita selalu memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada anak, ya. Mulai dari bayi, lalu tumbuh gigi, hingga kata pertama, juga langkah pertama. Kita memperhatikan setiap perkembangan anak agar kita yakin bahwa mereka dalam keadaan sehat.

Beberapa tahun kemudian, kita melihat bagaimana anak mulai berinteraksi dengan teman sepermainan. Eh, tau-tau kita harus melepas mereka untuk melanjutkan studi di tempat yang jauh. Dan tibalah saat di mana anak-anak kita siap memulai hidup mandiri.

Duh, Moms, jangan sampai momen-momen spesial anak kita terlewat begitu saja. Dari pada hanya diperhatikan, lebih baik abadikan momen spesial anak lewat foto. Kemudian cetak foto tadi dalam photobook agar nantinya lebih mudah dikenang.

Sebagai panduan, ini highlight 6 momen spesial anak sejak lahir hingga dewasa yang perlu diabadikan. 

Baca juga: Jalan-Jalan ke Korea? Abadikan Pengalaman dalam Photobook

Setahun Pertama

Tahun pertama anak memang melelahkan untuk orang tua. Tahun pertama adalah tahapan awal pertumbuhan anak sekaligus tahapan awal kita resmi berstatus orang tua. Momen ini dihiasi dengan jam tidur yang tak teratur karena jam tidur anak kita juga belum teratur.

Anak bisa terus tidur sepanjang siang dan menjerit kelaparan sepanjang malam. Meski melelahkan, tahun pertama juga amat penting untuk memastikan anak kita tumbuh sehat sesuai standar kesehatan yang ada.

Mulai dari bayi mungil kini dia mulai besar dan bisa tengkurap tanpa bantuan. Pada tahun pertama juga, anak kita sudah mulai bisa merangkak dan mengucapkan kata-kata tunggal. Ia juga mulai bisa merangkak dan berdiri sendiri.

Pada usia satu tahun, anak juga sudah mulai bisa memasukkan makan ke dalam mulut, meniru gerak gerik kita, serta menunjuk bagian-bagian tumbuh.

Yang nggak kalah menarik adalah, anak pada usia nol sampai satu tahun sedang imut-imutnya. Rasanya gemas banget melihat wajah bulat itu, pengen deh rasanya terus-terusan memotret anak kita.

Nah, dari pada hasil foto anak kita menumpuk di galeri, lebih baik sekalian cetak foto lewat ID Photobook. Jasa cetak foto polaroid berbasis online ini memudahkan Moms yang ingin order cetak foto kapanpun dan dari manapun.

Hari Pertama Masuk Sekolah

Sekolah adalah lingkungan belajar anak di luar keluarga. Tentunya banyak sekali tantangan dan pengalaman baru bagi anak kita. Mulai dari mencoba berinteraksi dengan orang lain, berteman, hingga belajar bertanggung jawab dengan tugas-tugas sekolah.

cetak foto momen spesial anak - hari pertama sekolah

Sebagai orang tua pastinya juga ikut deg-degan. Ikut kepikiran, apakah anak bertemu teman baru? Apakah ada yang berbuat jahat ke anak kita? Atau cukup nggak ya bekal yang kita bawakan untuk anak?

Pastikan Moms mengabadikan momen hari pertama masuk sekolah di setiap tingkatan. Sebab dari sini, nantinya Moms bisa melihat pertumbuhan anak yang tadinya imut-imut hingga menjadi dewasa. Dari yang hanya sedengkul hingga lebih tinggi dari kita.

Momen Spesial saat Berlibur

Usai belajar dengan tekun, tibalah waktunya anak libur sekolah. Nggak ada salahnya untuk menghabiskan waktu liburan ini untuk berlibur.

Nggak perlu jauh-jauh, liburan bisa dimulai dengan berkunjung ke rumah nenek atau saudara dekat. Berlibur ke lokasi yang dekat juga melatih ketahanan anak saat menghabiskan waktu di jalan.

Kalau anak sudah nyaman melakukan perjalanan jauh, bisa jadi ini saatnya Moms mengajak anak berkenalan dengan moda transportasi lain seperti bus, kapal, kereta, atau pesawat. Hal ini juga membantu anak untuk mengenal lingkungan sekitar dan melihat hal baru yang sebelumnya belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Oiya, saat traveling bersama anak, pastikan Moms membawa persediaan makan dan memori HP yang cukup ya. Sebab anak yang sedang dalam masa pertumbuhan membuat mereka menjadi lebih cepat lapar.

Abadikan momen liburan bersama anak dengan cara memotret gaya anak saat menunggu kendaraan datang, terpesona melihat objek wisata. atau saat anak mencoba makanan baru. Dijamin potret menggemaskan anak akan menjadi cerita menarik saat mereka dewasa nanti.

Ulang Tahun

Bertambahnya usia anak mengingatkan kita tentang waktu yang terus berjalan tanpa kita sadari. Meski kedengarannya hanya setahun, kita bisa menemukan banyak perubahan baik pada diri kita maupun pada anak kesayangan kita. Mulai dari tinggi badan mereka, perkembangan emosional, hingga kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah.

Momen ulang tahun kembali mengingatkan, apakah kita sudah banyak menghabiskan waktu berkualitas bersama anak selama setahun belakangan ini. Saat ulang tahun bisa menjadi momen perayaan bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat.

Ulang tahun tidak melulu soal pesta meriah, acara penting ini dapat menjadi perayaan diri atas apa-apa yang sudah berhasil diraih anak. Momen ulang tahun juga bisa menjadi waktu anak untuk membagikan mimpi dan cita-citanya.

Mau semeriah atau sesederhana apapun, perayaan ulang tahun anak tidak boleh sampai terlewatkan ya, Moms. Abadikan ulang tahun anak dan cetak foto ulang tahun anak di photobook agar kenangan saat itu tidak pernah hilang.

Wisuda

Tidak ada momen yang lebih membanggakan bagi orang tua selain akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan. Bagi anak sendiri, Wisuda juga menjadi momen pembuktian bahwa mereka bisa menyelesaikan apa yang sebelumnya sudah mereka mulai.

Apalagi mengingat perjuangan anak selama sekolah atau kuliah, ya Moms. Saat anak terjaga sampai larut malam untuk menyelesaikan tugas dan belajar. Saat mereka menyiapkan materi presentasi atau sekedar menyiapkan peralatan prakarya.

Momen wisuda juga bisa menjadi momen selebrasi anak bersama teman-teman dekat mereka. Seperti kita, persahabatan anak seringnya berawal dari masa sekolah. 

Pernikahan

Pernikahan selalu menjadi momen mengharukan sekaligus membahagiakan. Kita sebagai orang tua, pastinya bahagia karena akhirnya anak berhasil menemukan pasangan dan memutuskan untuk hidup bersama. Momen itu juga mengharukan, karena pada akhirnya, anak yang telah kita rawat sejak kecil berani memutuskan untuk hidup mandiri bersama pasangannya.

Mendadak waktu terasa begitu cepat berlalu. Rasanya baru kemarin mereka berlari ke pelukan kita sambil menangis karena jatuh dari sepeda. Masih teringat jelas hari itu, kita merawat luka dan berusaha menghibur mereka. Sekarang, anak sudah siap untuk hidup sendiri tanpa bergantung pada kita.

cetak foto momen spesial anak - menikah

Jangan sedih, Moms, karena pernikahan adalah hari bahagia untuk anak kita. Yang jelas Moms harus ikut mengabadikan momen buah hati yang telah beranjak dewasa ini, ya.

Itu dia 6 momen spesial anak yang harus diabadikan. Jangan lupa untuk cetak foto-foto momen spesial itu agar lebih mudah bagi kita untuk mengenang peristiwa bahagia itu.

Eits kalau hanya dicetak, apa nggak takut tercecer? Lebih baik cetak foto momen spesial itu dan sekalian dibikin photobook. Nggak tau lokasi cetak photobook terdekat? Jangan khawatir, ID Photobook merupakan jasa cetak photobook online yang siap melayani pesanan di manapun Moms berada.

Baca juga: 5 Alasan Photo Printing di ID Photobook adalah Pilihan yang Tepat