Keracunan Makanan? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Keracunan Makanan – Musim pandemi membuat kita lebih sering berada di rumah dibandingkan dengan sebelumnya. Dikarenakan kita berada di rumah, kita jadi cukup sering merasa bosan yang akhirnya mengakibatkan kita untuk mencicipi makanan yang ada di sekitar rumah kita atau membeli makanan beku dengan membelinya secara online.

Ketika kamu mencicipi makanan ada yang harus kamu waspadai nih, salah satunya adalah keracunan makanan. Keracunan makanan itu sendiri sebenarnya selalu mengintai kita setiap harinya, baik melalui makanan yang kita masak sendiri atau yang kita beli.

Kamu ingin menghindari keracunan makanan, kan? Yuk kenali lebih jauh apa yang dimaksud dengan keracunan makanan, penyebabnya, serta gejala hingga cara mengatasinya dari penjelasan di bawah ini!

Baca Juga: Menu Makan Sehat Untuk Ibu Hamil, BIar Janin Tetap Sehat

Apa Yang Dimaksud dengan Keracunan Makanan?

Dilansir dari alodokter.com, keracunan makanan adalah kondisi tubuh yang merasakan adanya muntah, mual, atau diare setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau racun yang masuk ke dalam makanan.

Kondisi dari keracunan makanan ini tidak dapat diperkirakan dikarenakan karena reaksi tubuh yang bermacam-macam dan juga kuman atau virus yang ada dalam makanan. Tubuh dapat bereaksi setelah beberapa saat mengonsumsi makanan hingga beberapa hari setelahnya.

Apa Yang Menyebabkan Keracunan Makanan?

Penyebab keracunan makanan biasanya muncul dari makanan itu sendiri, mulai dari salah mengolah makanan, keracunan makanan kadaluarsa, hingga adanya bakteri, virus, atau parasit yang ada dalam makanan.

Bakteri menjadi salah satu penyebab paling sering terjadinya keracunan makanan. Bakteri seperti Listeria, E. coli, dan Salmonella merupakan beberapa bakteri yang menjadi penyebab dari keracunan makanan itu. Salmonella merupakan salah satu penyebab yang cukup sering dan berbahaya dari keracunan makanan.

Virus juga merupakan salah satu penyebab keracunan makanan yang cukup berbahaya. Salah satu virus yang dapat menyebabkan keracunan makanan adalah Hepatitis A.

Apa Saja Gejala Keracunan Makanan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gejala keracunan makanan dapat muncul beberapa saat setelah mengonsumsi makanan hingga beberapa hari setelahnya. Munculnya gejala tersebut tergantung dari zat yang terdapat dalam makanan dan juga reaksi tubuh.

Gejala yang paling sering muncul akibat keracunan makanan adalah mual, muntah, diare, kram perut, kehilangan selera makan, hingga nyeri di bagian kepala.

Keracunan Makanan - Gejala Keracunan Makanan

Namun, selain itu ada juga gejala dari keracunan makanan serius. Keracunan makanan tertentu dapat memiliki gejala yang lebih spesifik seperti diare yang berlangsung lebih dari 3 hari, panas tubuh yang lebih tinggi dari 38.5 celcius, kesulitan penglihatan dan berbicara, dehidrasi, hingga air urin bercampur dengan darah.

Bagaimana Cara Mengatasi Keracunan Makanan

Lantas, keracunan makanan obatnya apa? Penolongan pertama dalam menangani keracunan makanan adalah dengan mencegah dehidrasi terjadi. Menangani dehidrasi dapat dilakukan dengan minum air putih sedikit demi sedikit untuk mengembalikan keadaan tubuh.

Selain mencegah dehidrasi, cara mengatasi keracunan makanan dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dan tidak mengandung rasa yang terlalu kuat, seperti halnya memakan pisang, nasi, atau oatmeal. Selama terkena keracunan makanan juga dianjurkan untuk menghindari makan makanan yang susah dicerna seperti susu, keju, makanan berlemak, dan makanan yang digoreng.

Nah, itu dia penjelasan tentang keracunan mulai dari pengertiannya hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan kita selalu dihindari dari keracunan makanan juga selalu diberikan kesehatan ya!

Baca Juga: 4 Manfaat Apel yang Harus Kamu Ketahui

6 Makanan Sehat Yang Baik Untuk Dikonsumsi Ibu Menyusui

Makanan Sehat – Hi Moms! Sedang dalam masa menyusui namun ASI tidak lancar? Wah, padahal ASI sangat penting untuk perkembangan bayi, ya.

Pemberian ASI direkomendasikan karena sistem pencernaan bayi masih belum sempurna. Selain itu, ASI dapat menjalin kedekatan emosional dengan bayi, serta membentuk sistem kekebalan tubuh.

Oleh karenanya bayi memang dianjurkan untuk terus mengonsumsi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Baru setelahnya diberikan makanan pendamping ASI sampai bayi berusia 2 tahun.

Selama menyusui, ada beberapa makanan yang terbukti baik dikonsumsi ibu agar produksi ASI lebih lancar. Penasaran? Yuk simak 6 makanan sehat dan bergizi yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui berikut.

Baca juga: Cintai Jantungmu dengan Makan 6 Makanan Sehat Berikut Ini

Roti Gandum

Kalori menjadi gizi penting yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui. Jumlah kalori yang cukup akan meningkatkan energi pada ibu menyusui. Hal ini yang nantinya akan membuat ibu tidak mudah lelah sehingga produksi ASI pun lancar.

Konsumsilah gandum secara rutin di pagi hari. Baik dalam bentuk roti maupun sereal, gandum mengandung asam folat, serat dan zat besi yang sangat baik untuk ibu. Kandungan tersebut juga dapat mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta menjaga kesehatan bayi.

Nasi Merah

Sama seperti pada gandum, kandungan kalori pada nasi merah pun terbilang tinggi. Sehingga nasi merah masuk kriteria makanan sehat untuk ibu menyusui karena memperlancar produksi ASI.

Di samping itu, nasi merah juga dapat menahan rasa kenyang lebih lama. Sehingga nasi merah porsi kecil pun dapat membuat ibu bertahan dari rasa lapar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Ketika ibu menyusui identik dengan lapar, nasi merah bisa menjadi jawaban. Ibu tetap bisa makan dengan porsi yang terkontrol tanpa harus terus menerus merasa lapar. 

Bayam dan Brokoli

Tak kalah penting dari karbohidrat, zat besi juga berperan penting dalam proses produksi ASI. Oleh karenanya mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi bisa menjadi pilihan yang tepat.

Makanan Sehat - Broccoli

Cobalah mengkonsumsi bayam dan brokoli yang kaya akan zat besi. Ibu bisa merebus dan menjadikannya pecel, atau membuat sup bayam. Yang penting, pastikan kebersihan dan kematangan pada makanan yang ibu makan.

Kacang Hijau

Jika balita yang datang ke posyandu, biasanya anak-anak akan mendapat sari kacang hijau. Manfaat makanan sehat satu ini adalah kacang hijau memiliki banyak kandungan protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Hal yang sama juga berlaku untuk ibu menyusui. 

Rendam kacang hijau selama 24 jam hingga kulitnya terkelupas. Kemudian olah menjadi bubur kacang hijau maupun es kacang hijau yang nikmat.

Buah Pepaya

Jangan lupa asupan buah secara rutin. Salah satunya adalah pepaya segar. Zat besi dalam buah pepaya dapat membantu melancarkan produksi ASI. 

Makanan Sehat - Pepaya

Usahakan untuk memakan buah-buahan secara utuh, termasuk buah pepaya. Ingatlah bahwa buah sudah memiliki kandungan rasa manis. Jangan sampai saat mengolah buah-buahan, ibu menambahkan gula, susu, maupun garam yang berlebihan.

Air Putih

Satu hal yang tak pernah absen dari artikel makanan sehat adalah air putih. Meski bukan makanan, ibu harus mengingat betul bahwa ASI pada dasarnya adalah air. Nah coba bayangkan bila ibu menyusui kekurangan cairan dalam tubuh.

Pastikan ibu mengkonsumsi air sesuai jumlah yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Jika takut lupa, sudah banyak aplikasi yang menyediakan layanan pengingat untuk minum air putih setiap satu jam sekali. Jadi, nggak ada alasan untuk nggak minum air putih.

Nah itu di 6 makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui. Semoga bisa meningkatkan produksi ASI dan menambah energi untuk beraktivitas.

Baca Juga: Nikmatnya Wisata Kuliner Semarang, Pokoknya Harus Coba!

5 Tips Diet Sehat Paling Ampuh Untuk Turunkan Kolesterol

Tips Diet – Kolesterol tinggi merupakan salah satu keluhan yang biasa dimiliki dan juga disampaikan oleh sebagian besar orang, terutama bagi mereka yang tidak menjaga pola hidup sehat.

Banyak cara yang dapat dilakukan ketika kamu ingin menurunkan kolesterol, salah satunya adalah dengan menjalankan program diet. Banyak orang yang sudah menjalankan diet dan bahkan membuat beberapa tipsnya seperti tips diet cepat, tips diet sehat, tips diet sukses, bahkan ada juga yang membuat daftar menu diet sehat seminggu.

Bagi kamu yang ingin menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhmu dengan berdiet, jangan sampai salah langkah ya. Yuk, perhatikan tips diet sehat untuk turunkan kadar kolesterol berikut ini!

Baca juga: Masih Malas Olahraga? Ini 4 Manfaat Olahraga Secara Teratur!

Menjalankan Program Diet Mediterania

Tips yang pertama untuk diet menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhmu adalah dengan mencoba program diet Mediterania. Banyak orang yang menganjurkan diet ini loh!

Apa sih program diet Mediterania itu? Program diet Mediterania itu sendiri biasanya dilakukan oleh penduduk pesisir di Kawasan Mediterania. Mereka biasa hanya mengonsumsi makanan yang mengandung buah, sayur-sayuran, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

Dengan diet Mediterania ini, kamu dapat menghindari daging merah yang berlebihan hingga produk-produk olahan yang biasanya mengandung lemak jenuh yang berlebih loh.

Konsumsi Makanan dengan Kandungan Serat Larut

Jika kamu tidak cocok dengan program diet Mediterania, kamu juga bisa loh melakukannya dengan hal lain. Kamu juga bisa mencoba mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat larut untuk membantu kamu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Makanan yang mengandung serat larut seperti biji-bijian, gandum utuh, buah-buahan yang kaya akan serat larut seperti lemon atau jeruk, serta kacang-kacangan dapat membantu kamu untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Serat larut dapat membantumu membuang kadar kolesterol jahat yang berlebih dalam darah melalui saluran pencernaan. Dengan adanya pembuangan tersebut, kadar kolesterol jahat dalam tubuhmu akan tetap terkontrol dan tidak membawa kerugian dalam tubuhmu.

Konsumsi Makanan yang Dimasak dengan Rempah

Jangan khawatir ketika kamu mendengar kata diet karena diet bukan berarti mengonsumsi makanan yang memiliki rasa yang sangat minim. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa jika kamu mengonsumsi masakan yang mengandung bumbu rempah dan herbal terkhususnya jahe, kunyit, dan bawang putih dapat membantu kamu menurunkan kolesterol jika kamu memakannya secara teratur.

Tips Diet - Konsumsi Makanan yang Dimasak dengan Rempah

Kontrol Konsumsi Gulamu

Gula memang sangat nikmat jika kita konsumsi sebagai minuman atau makanan penutup setelah makan, namun sebenarnya gula yang berlebihan tidak terlalu baik bagi tubuhmu.

Mengkonsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuhmu loh. Gula juga mengandung lemak jenuh yang tidak baik bagi tubuhmu, selain itu jika kamu mengonsumsi gula secara berlebih maka kamu dapat mengalami diabetes dikarenakan kadar gula yang tinggi. Lebih baik kamu mengontrol konsumsi gula agar tidak menyesal di kemudian hari!

Jangan Konsumsi Garam Secara Berlebihan

Jika kamu penyuka makanan yang asin dan gurih, sudah saatnya kamu memperhatikan kadar garam yang kamu konsumsi setiap harinya.

Faktanya, garam yang berlebihan tidak baik bagi tubuhmu loh. Selain dapat menimbulkan risiko penyakit jantung dan hipertensi, konsumsi garam secara berlebihan juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuhmu.

Itu dia 5 tips yang mungkin bisa kamu ikuti untuk membantu diet mengurangi kadar kolesterol. Jaga kesehatan tubuhmu, perhatikan kadar kolesterol dalam tubuh, dan tetap menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit. Selamat mencoba!

Baca juga: 6 Hobi Sederhana yang Patut Dicoba Saat Sedang Bosan

Makanan Darah Tinggi? 5 Makanan Bantu Kontrol Darah Tinggi

Makanan Darah Tinggi – Kesehatan memang menjadi salah satu topik yang kerap diperbincangkan belakangan ini. Topik kesehatan yang cukup kerap diperbincangkan salah satunya adalah bagaimana mengontrol darah tinggi.

Darah tinggi sendiri bukan merupakan topik yang baru dalam dunia kesehatan. Darah tinggi merupakan salah satu hal yang berbahaya bagi tubuh, terutama dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan penyakit berat lainnya seperti stroke atau penyakit jantung.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan darah tinggi, salah satunya adalah melalui hidup sehat. Hidup sehat untuk mengurangi tekanan darah tinggi dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan darah tinggi yang harus dihindari atau dengan kata lain mengonsumsi makanan mengurangkan darah tinggi.

Buat kamu yang sudah ga sabar untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat membantumu mengontrol darah tinggi, yuk simak 5 makanan dan minuman berikut yang dapat membantu menurunkan tekanan darahmu!

Baca juga: Nggak Bisa Ke Gym Saat Pandemi? Yuk Jaga Kesehatan Di Rumah

Sayuran Hijau

Makanan turunkan darah tinggi yang pertama adalah sayuran hijau. Sayuran hijau mengandung banyak zat yang cocok bagi kamu yang mengidap darah tinggi seperti potasium, kalium, dan magnesium.

Beberapa zat tersebut dapat membantumu mengurangi darah tinggi loh, seperti potasium yang dinilai dapat membantu ginjal mengeluarkan sodium melalui urin, sehingga dapat membantu mengontrol tekanan darahmu.

Jangan lupa untuk memilih sayuran hijau yang masih segar untuk membantumu mengurangi darah tinggi, selain itu konsumsi lah sayuran hijau setiap hari atau paling tidak sesering mungkin.

Yogurt dan Susu Skim

Yogurt dan susu merupakan minuman yang sudah lama dikenal baik bagi tubuh. Yogurt dan susu skim merupakan salah satu sumber kalsium yang tinggi dan juga memiliki kadar lemak yang rendah.

Tingginya kalsium dan rendahnya lemak dari kedua minuman tersebut dapat membantu mengontrol tekanan darahmu menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan. Terkhusus yogurt, ia dinilai mengandung probiotik yang tinggi sehingga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah.

Makanan Darah Tinggi - Yoghurt

Kamu bisa mengonsumsi kedua minuman di atas setiap harinya untuk membantu mengontrol tekanan darahmu loh. Untuk yogurt, kamu juga dapat memilih varian rendah lemak karena dinilai lebih baik untuk kesehatan tubuhmu.

Oatmeal

Oatmeal memiliki kandungan serat yang tinggi, rendah lemak, dan juga rendah natrium. Kandungan tersebut dinilai dapat membantu mengontrol tekanan darahmu.

Oatmeal biasanya sering dikonsumsi pada pagi hari untuk memulai hari agar menjadi lebih bertenaga. Jika kamu tidak dapat mengonsumsi oatmeal karena rasanya, kamu juga dapat memakannya dengan makanan lain loh, seperti halnya mengkonsumsi oatmeal dengan buah.

Cokelat Hitam

Menurut sebuah penelitian, coklat hitam dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan menjadi salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita tekanan darah tinggi. Cokelat hitam juga dipercaya dapat mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Bagi kamu yang tertarik untuk mencoba coklat untuk membantu mengurangi tekanan darah, dianjurkan untuk mengkonsumsi coklat dengan kandungan kakao lebih dari 60%. Jika kamu tidak kuat dengan rasa pahitnya, kamu dapat mengkonsumsi coklat hitam dengan yogurt juga loh!

Ikan yang Mengandung Zat Omega-3

Ikan dinilai sebagai salah satu sumber protein yang terbaik dan dapat dengan ampuh menurunkan tekanan darah tinggi, terutama ikan yang mengandung zat omega-3.

Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi ikan yang mengandung zat omega-3 seperti salmon sebanyak 3 kali dalam satu minggu dapat menurunkan tekanan darah diastolik selama delapan minggu.

Makanan Darah Tinggi - Ikan yang Mengandung Zat Omega-3

Meskipun baik untuk tubuh, pengolahan ikan dengan penambahan garam yang berlebihan juga berbahaya bagi tubuhmu loh. Perhatikan penggunaan garam ketika kamu mengolah ikan ya!

Nah itu dia Itulah daftar makanan yang dapat membantumu mengontrol tekanan darah! Jadikan makan di atas sebagai menu harian supaya kamu tekanan darahmu bisa terkontrol. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga: Bukan Alasan Malas Gerak, Ini 7 Tips Olahraga Saat Pandemi

Nikmatnya 5 Kuliner Jakarta, Sepercik Surga di Ibukota

Kuliner Jakarta – Jakarta merupakan kota yang terkenal akan keramaian dan keberagamannya dikarenakan banyaknya orang yang pergi merantau ke Jakarta. Karena keberagaman dan keramaiannya, Jakarta memiliki beragam kuliner yang dapat dicicipi.

Mulai dari makanan tradisional, yang cukup terkenal di kalangan anak muda karena inovasinya, hingga makanan luar negeri dapat kalian temui di Jakarta loh! Dijamin kamu akan memerlukan waktu yang cukup lama jika ingin mencicipi kuliner yang berada di Jakarta.

Kamu menjadi bingung untuk mencicipi kuliner di Jakarta mulai dari mana? Daripada kamu bingung, yuk simak beberapa kuliner yang ada di Jakarta berikut ini!

Baca juga: 5 Menu Makanan Ringan Nikmat, Bisa Masak Di Rumah!

Nasi Uduk Zainal Fanani Kebon Kacang

Salah satu kuliner Jakarta yang mungkin kalian sudah dengar dimana-mana sebelumnya. Yup betul, tentu saja nasi uduk. Jika kamu berkunjung ke Jakarta, terutama Jakarta Pusat, tidak ada salahnya kamu mencoba kuliner Jakarta Pusat satu ini yaitu Nasi Uduk Zainal Fanani Kebon Kacang!

Nasi Uduk Zainal Fanani Kebon Kacang terletak di Jalan Kebon Kacang VIII No. 5. Nasi uduk ini kabarnya sudah cukup legendaris di Kawasan Kebon Kacang, karena mulai dibuka sekitar tahun 1967 loh!

Nasi Uduk Zainal Fanani ini menyediakan banyak macam lauk pauk, mulai dari tahu, tempe, empal, paru, ayam goreng, udang, sate usus, sate ati ampela, sate kulit, dan lain-lain. Tentunya di sini juga menyediakan nasi uduk, tapi yang membuat nasi uduk khas kebon kacang cukup berbeda dengan nasi uduk lainnya adalah nasinya yang dibungkus seperti kerucut. Kamu harus mencicipi nasi uduk ini dengan lauk pilihanmu dengan dicampur bumbu kacang yang sudah tersedia, dijamin nikmat!

Bubur Ayam Barito

Sekarang kita beralih ke kuliner Jakarta Selatan yang merupakan letak dari salah satu bubur ayam legendaris di Jakarta Selatan yaitu Bubur Ayam Barito. Bubur ayam yang terletak di Jalan Gandaria Tengah III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini sudah buka sejak tahun 1992 loh.

Kuliner Jakarta - Bubur Ayam Barito

Bubur Ayam Barito ini tidak memiliki cabang loh, sehingga kamu hanya dapat menikmati kelezatannya di sini saja. Kamu bisa memilih bubur ayam biasa atau bubur ayam ditambah telur. Dijamin bubur yang tak pernah sepi dari pembeli ini akan menjadi teman baikmu di malam hari!

Ayam Goreng Berkah Rachmat

Kamu mencari makan siang enak di Jakarta? Yuk coba Ayam Goreng Berkah Rachmat! Usaha tempat makan yang terletak di Jalan Panglima Polim III nomor 13, Jakarta Selatan ini sudah menjual ayam goreng sejak tahun 1963 loh!

Tempat makan yang hampir tidak pernah sepi pengunjung ini menyediakan ayam goreng kampung yang nikmat. Bagi kamu yang tidak bisa makan hanya dengan satu lauk, tenang saja karena di sini juga menyediakan usus goreng, ati ampela, tahu, tempe, petai, kol goreng, dan juga sup ceker loh.

Rasanya yang sangat nikmat membuat ayam goreng ini diminati banyak orang. Jadi, jika kamu berkunjung ke sini dan mengantri kamu harus sabar ya!

Seafood 212 Wiro Sableng

Kuliner Jakarta Utara satu ini tidak kalah menarik dibandingkan dengan yang lain loh. Bagi kamu pecinta seafood wajib coba Seafood 212 Wiro Sableng yang berada di Kawasan Kelapa Gading ini!

Kuliner Jakarta - Seafood 212 Wiro Sableng

Tempat makan ini terkenal akan aneka olahan seafood baik bakar dan yang lainnya. Jika ke sini banyak yang merekomendasikan untuk memakan ikan bakar dan juga olahan kepiting, tetapi di sini juga tersedia banyak pilihan lain seperti cumi, udang, kerang, dan sayur juga.

Soto Betawi Sambung Nikmat

Bagi kamu pecinta soto, wajib untuk mencoba soto betawi ketika berkunjung ke Jakarta. Salah satu tempat yang menyediakan soto betawi nikmat yaitu Soto Betawi Sambung Nikmat yang terletak di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan ini.

Kuah soto betawi yang berbeda dengan yang lain karena warnanya yang cukup kemerahan sungguh menggugah selera makanmu di siang hari. Di tempat ini kamu dapat memesan soto betawi dengan isi daging, paru, atau campur.

Jika kamu tertarik untuk mencoba soto betawi satu ini, jangan datang terlalu siang ya, dikarenakan biasanya soto betawi ini sudah habis pada pukul 14.00.

Itu dia 5 kuliner Jakarta yang dapat kamu coba jika kamu berkunjung ke Jakarta dalam waktu yang cukup singkat! Selamat mencoba!

Baca juga: 5 Makanan Enak Ini Cocok Untuk Pencuci Mulut