6 Trik Menabung Supaya Bisa Segera Membuka Usaha Sendiri

Trik Menabung – Punya cita-cita untuk membuka usaha sendiri? Kamu nggak sendirian! Nyatanya membuka usaha sendiri menjadi impian banyak orang.

Namun tak semuanya memiliki peluang untuk membuka usaha sendiri. Ada yang terbatas jam kerja kantor, ada juga yang terbatas dengan modal.

Untuk kamu yang memang bercita-cita menjadi pengusaha namun belum berani melangkah karena modal belum cukup, tenang aja. Berikut ini adalah 6 cara menabung uang yang cocok untuk karyawan dan mahasiswa yang pengen buka usaha sendiri. Simak baik-baik ya.

Baca juga: Cari Uang Tambahan Saat Pandemi Lewat 4 Peluang Bisnis Ini

Tentukan Bisnis yang Mau Ditekuni

Pertama, kamu harus menentukan target peluang usaha seperti apa yang ingin kamu tekuni. Kamu bisa mencari informasi peluang usaha baru sebanyak mungkin. Kemudian pilih yang sesuai dengan minat atau keahlian kamu, supaya kamu lebih enjoy saat memulainya.

Selanjutnya, kamu harus merencanakan gambaran umum usaha kamu. Dari situ kamu mengetahui apa saja serta berapa dana yang kamu butuhkan. Lebih baik lagi kalau bisa sekalian riset dimana mencari bahan atau barang yang dibutuhkan untuk memulai usaha.

Pasang Target Realistis

Setelah tahu jenis usaha dan berapa modalnya, sekarang kamu bisa menentukan target. Target ini bisa berisi kapan tabungan harus terkumpul, hingga berapa jumlah yang harus ditabung setiap bulan.

Misalnya dalam setahun kamu harus bisa mengumpulkan untuk membuka usaha kuliner. Untuk itu kamu harus menabung 15% dari pendapatan. Target ini sedikit banyak akan memotivasi kamu untuk mengumpulkan lebih banyak uang. 

Trik Menabung - Target

Coba saja kamu bayangkan dua tahun lagi kamu bisa menyalurkan hobi memasak kamu. Atau bayangkan saja kamu tak harus berangkat ke kantor tiap pagi karena menjalankan usaha rumahan.

Namun, kamu harus memastikan target ini realistis. Supaya kamu tau kapan mimpimu bisa terwujud sekaligus tidak membebani kebutuhan bulanan. Ingat biaya seperti tempat tinggal, transport, dan makan yang harus kamu perhatikan.

Konsisten

Cara menabung uang untuk kumpulkan modal selanjutnya adalah konsisten. Konsisten dengan jumlah tabungan yang harus ditabung. Konsisten dengan target yang tak boleh mundur. Juga konsisten menabung pada tanggal yang sama.

Tujuannya supaya mimpi kamu tak hanya jadi mimpi. Dengan konsisten setidaknya kamu tahu pasti kapan target modal kamu bisa terpenuhi dan kamu bisa mewujudkan mimpimu.

Segera Bayar Hutang!

Tips menabung bagi karyawan dan mahasiswa selanjutnya segera membayar hutang. Mungkin kelihatannya mustahil untuk kita yang pendapatannya pas-pasan dan kadang hanya pasrah menerima dari orang tua untuk tidak berhutang.

Namun, berhutang bisa menjadi penghalang kamu dan impianmu buka usaha sendiri loh. Nah sebaiknya kamu prioritaskan untuk membayar utang terlebih dahulu. Tak perlu langsung dibayar lunas, kamu bisa mencicil sembari menabung dan penuhi kebutuhan.

Berat? Banget! Tapi inilah perjuangan yang harus kamu lakukan untuk bisa membuka usaha sendiri. Ingat, kamu tak boleh menyerah begitu saja dengan mimpimu!

Cari Cara Untuk Kembangkan Tabungan

Daripada uang tabunganmu hanya mengendap di bank, ada baiknya sebagian kamu salurkan untuk investasi. Tujuannya supaya uang tabungan tak hanya mengendap di bank dan termakan biaya administrasi.

Ada banyak pilihan cara kembangkan uang. Kamu bisa memilih model investasi yang cocok dengan kondisi keuangan kamu. Pastikan investasi yang kamu lakukan legal dan terpercaya ya.

Biar nggak bingung, ada beberapa model investasi yang bisa kamu coba tanpa perlu pusing.

Mencoba Menabung Emas

Keuntungan dari menabung emas tak perlu diragukan lagi. Nilainya akan terus bertambah menurut inflasi, apalagi jika kamu memiliki emas bersertifikat.

Belum lagi sekarang menabung emas bisa dilakukan dengan cara mencicil. Kamu bisa mulai menabung setiap bulan, mau satu gram atau setengah gram, semuanya bisa diatur. Cukup buka aplikasi jual beli emas resmi dan kamu bisa miliki emas bersertifikat.

Investasi Reksadana

Salah satu cara untuk mengembangkan uang adalah dengan berinvestasi di reksadana. Berbeda dengan saham, reksadana melibatkan pihak lain bernama Manajer Investasi (MI) yang nantinya akan cari cara mengembangkan uang kamu.

Jadi kamu tak perlu pusing memilih di mana kamu akan berinvestasi. Cukup serahkan uangmu ke MI, menunggu sesuai waktu yang ditentukan, dan kamu akan memperoleh manfaat menabung reksadana.

P2P Lending

Sebelum menjadi pelaku usaha, kamu bisa menjadi pemodal untuk para pelaku usaha lain. Caranya dengan menjadi investor di p2p lending.

Trik Menabung - p2p lending

Investasi p2p lending adalah wadah yang mempertemukan sekumpulan pemodal dengan pelaku usaha yang membutuhkan modal. Sekumpulan pemodal akan mengumpulkan uang sesuai jumlah yang diminta pelaku usaha.

Nantinya uangmu akan dikembalikan sambil menerima bunga yang dibayarkan pelaku usaha. Hebatnya, banyak perusahaan penyedia jasa p2p lending yang membuka peluang untuk pemodal kecil. Jadi trik menabung ini pas banget untuk kamu yang tidak memiliki banyak dana tapi ingin mengembangkannya

Menjadi Freelancer untuk Tambah Penghasilan

Trik menabung yang terakhir ini cocok banget untuk kalian yang masih muda seperti karyawan baru dan mahasiswa. Karena mumpung masih punya tenaga, nggak ada salahnya untuk disalurkan menjadi freelancer.

Apalagi kalian mahasiswa semester akhir yang sedang menunggu hasil penelitian, menunggu dosen dan jadwal bimbingan yang tak pasti, atau malah tinggal menunggu wisuda.

Kenapa menjadi freelancer masuk tips menabung mahasiswa? Tentu saja dengan bekerja paruh waktu kalian bisa memperoleh penghasilan tambahan. Selain menambah pengalaman di CV hasil pendapatan itu bisa ditabung untuk jadi modal buka usaha sendiri. 

Nah, itu dia trik menabung yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan modal usaha. Pilihlah sesuai dengan kemampuan kamu supaya tak menjadi beban bulananmu. Ingat, menabung sedikit demi sedikit lama-lama pun menjadi bukit. Sama dengan calon modal usahamu, sedikit asal teratur dan tekun, pasti bakal tercapai.

Sembari menabung tak ada salahnya jika kamu mempelajari lebih dalam dan mencari informasi peluang usaha yang bisa dilakukan. Supaya nanti saat tabungan cukup, kamu siap membuka usaha baru. Selamat mencoba!

Baca juga: 5 Peluang Usaha Ternak Ini Tak Butuh Lahan Luas

Cara Menabung Ini Salah! Milenial, Yuk Ubah Kebiasaan Ini!

Cara Menabung – Kebiasaan untuk menyisihkan uang dan menabung adalah hal yang baik. Kebiasaan tersebut harus dilakukan agar kamu bisa memiliki kehidupan finansial yang baik.

Sejak kecil, kita sudah diajarkan cara menabung, baik oleh orang tua maupun oleh guru-guru di sekolah. Meskipun begitu, ada banyak orang yang belum terbiasa untuk melakukannya.

Apakah kamu salah satunya?

Jika begitu, kamu tidak perlu khawatir. Dalam artikel ini kamu akan mengetahui berbagai kesalahan dalam menabung yang harus kamu hentikan. Ini penting agar cara kamu menyimpan uang bisa lebih efektif untuk mencapai tujuan finansial.

Baca juga: 5 Tips Menabung untuk Membeli Kamera Baru

Tidak Punya Tujuan

Sebelum kamu mulai mengumpulkan uang, tentukan dulu tujuan kamu menabung. Hal ini penting dilakukan agar kamu memiliki motivasi yang kuat untuk mengumpulkan uang.

Tujuan mengumpulkan uang bisa bermacam-macam. Misalnya, kamu ingin mengumpulkan uang untuk membeli handphone baru, liburan ke Jepang, atau untuk membeli kamera baru.

Dari situ, coba bayangkan kamu menggunakan handphone atau kamera baru yang diidamkan. Atau, bayangkan saja keseruan liburan ke Jepang. Dijamin deh, kamu bakal semakin semangat untuk menabung. 

Waktu yang Berubah-ubah

Kesalahan kedua yang sering dilakukan milenial saat menabung adalah tidak disiplin dalam menetapkan waktu yang konsisten. Kadang di awal bulan, kadang di tengah bulan. Parahnya kamu hanya mengumpulkan uang ketika ada uang lebih saja.

Cara Menabung - Waktu yang berubah-ubah

Cara menabung uang yang baik adalah tentukan waktu dan buat pengingat. Misal kamu ingin mengumpulkan uang setiap tanggal gajian, maka pasang pengingat di handphone pada setiap tanggal gajian. 

Lalu, jika notifikasi pengingat sudah muncul, segera tabung uang yang sudah kamu siapkan. Jangan menunda untuk mengumpulkan uang, nanti kamu malah kelupaan. Kan makin repot.

Jumlah yang Ditabung Tidak Selalu Sama

Kamu memang selalu menyimpan uang pada tanggal yang sama. Bahkan kamu juga pasang reminder untuk menyisihkan uang. Sayangnya kamu menyimpan uang dengan jumlah yang berbeda-beda.

Kadang 500.000 sebulan, kadang 200.000 sebulan. Perbedaan jumlah tabungan ini menandakan kamu belum berkomitmen dengan anggaran yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

Hal ini juga akan membuat kebiasaan mengumpulkan uang kamu menjadi tidak efektif. Kamu jadi kesulitan mengetahui kapan target tabunganmu akan terpenuhi. Lebih baik kamu menabung dengan jumlah yang sama, namun konsisten sesuai waktu yang telah ditentukan. 

Merasa Harus Menyisihkan dalam Jumlah Besar

Kesalahan lain yang biasanya menjangkit kebiasaan menabung para milenial adalah merasa harus menyisihkan uang dalam jumlah besar. 

Padahal sebenarnya menyisihkan uang tidak melihat jumlah yang ditabung melainkan pada kedisiplinan. Nggak masalah jika kamu hanya menyisihkan 10.000 sehari, yang penting kamu secara konsisten dengan jumlah yang sama setiap harinya.

Cara Menabung - Merasa Harus Menabung dalam Jumlah yang Besar

Uang 10.000 memang kelihatannya kecil, tapi coba deh dihitung lagi. Kalau rutin menyisihkan uang selama 30 hari, uang tabungan kamu sudah mencapai 300.000. Berapa tuh kalau disimpan setahun?

Menabung di Akhir Bulan

Menyimpan uang di akhir bulan sering menjadi kesalahan milenial. Bukannya menyisihkan uang namanya kalau dilakukan di akhir bulan, melainkan menyisakan uang.

Bisa-bisa uangmu habis duluan untuk kepentingan konsumtif dan kamu pun batal menyimpan uang bulan ini. Oleh karena itu, sebaiknya mulai sekarang kamu ubah kebiasaan menabung di rumah ini ya.

Tips menabung cepat yang harus kamu lakukan adalah menyisihkan uang di awal bulan. Setelah kamu menentukan jumlah uang yang kamu tabung, segera pisahkan uang itu dari uang yang digunakan untuk konsumsi sehari hari.

Tapi ingat, meski kamu menyisihkan di awal bulan, jangan sampai nilai tabungan menjadi beban untuk kehidupan bulananmu ya. Anggarkan dengan tepat besaran pengeluaran dan tabungan kamu.

Hanya Memanfaatkan Cara Menabung tanpa Berinvestasi

Kamu membiarkan uang tabungan mengendap di rekening tabungan? Tahukah kamu setiap bulan menarik biaya administrasi di rekening? Kalau didiamkan begitu saja, bukannya bertambah tabungan kamu justru berkurang.

Tips menabung uang terakhir yang bisa diterapkan adalah menggunakan uang tabungan untuk berinvestasi. 

Nggak perlu takut dengar kata investasi. Ada banyak pilihan investasi, mulai dari saham, reksadana, jual beli valuta asing, emas, hingga properti.

Untuk pilihan investasi, sebaiknya kamu pelajari sendiri. Cari yang paling sesuai dengan tujuan dan target tabungan. Dan yang paling penting, pertimbangkan kelebihan dan kekurangan produk investasi yang satu dengan yang lain.

Itulah kesalahan cara menabung yang sering dilakukan milenial. Yuk kita sama-sama belajar cara menyimpan uang yang benar dari kesalahan itu. Semoga kita bisa menerapkan  tips menabung di rumah yang sudah dijelaskan ya.

Baca juga: 8 Tips Menabung untuk Persiapan Pensiun

6 Cara Menabung Anti Gagal untuk Ibu Rumah Tangga

Cara Menabung – Hai Moms! Menjadi ibu rumah tangga selalu punya tantangan tersendiri, khususnya di bidang keuangan. Karena tidak memiliki penghasilan sendiri, Moms hanya bisa mengandalkan jatah dari suami. Tak hanya itu, Moms juga harus berhati-hati dalam membelanjakan uang, memastikannya cukup sampai akhir bulan.

Meski rutin menerima uang bulanan dari suami, Moms harus selalu menyiapkan uang tabungan sendiri. Tabungan ini nantinya bisa sangat bermanfaat jika ada keperluan mendadak yang harus segera dibayar. Misalnya jika ada yang sakit atau mengalami kecelakaan, membayar pendidikan anak, hingga renovasi rumah. 

Tapi apa mungkin ibu rumah tangga memiliki tabungan? Jawabannya mungkin banget! Berikut ini adalah 6 cara menabung efektif untuk ibu rumah tangga.

Baca juga: 6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Sisihkan di Awal

Sama seperti tips menabung karyawan, cara menabung uang paling jitu versi ibu rumah tangga juga bisa dimulai dengan menyisihkan awal. Tepatnya saat menerima jatah uang bulanan dari suami, langsung saja sisihkan setidaknya 10% sampai 20% dari uang tersebut.

Lakukan hal yang sama pada uang belanja harian. Moms bisa memangkas 5 ribu sampai 20 ribu per hari dari uang belanja dan simpan di tempat khusus. Misalkan 5.000 dikali 30 hari, Moms sudah bisa mengumpulkan 150.000 dalam sebulan. Jumlah ini sudah lumayan dibanding tidak ada sama sekali.

Usahakan uang yang dipangkas di awal bulan tidak membebani kebutuhan bulanan atau harian, ya Moms. Sebab bagaimana pun juga, tugas utama kita sebagai ibu adalah untuk mengurus segala keperluan rumah tangga. Yang penting, Moms harus konsisten dalam menabung dan pastikan juga simpanan Moms aman, ya.

Cara Menabung dengan Strategi Amplop

Kedengarannya aneh namun strategi ini sangat sederhana dan mudah untuk diterapkan. Moms hanya perlu menyiapkan amplop sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Misalnya belanja bulanan, uang sekolah anak, air dan listrik, juga belanja harian. Lalu isi masing-masing amplop dengan uang sesuai jumlah yang telah dianggarkan sebelumnya.

Cara Menabung - Strategi amplop

Usahakan jumlah uangnya pas supaya tidak terjadi pengeluaran tak perlu. Memang kelihatannya kelebihan uang yang dikeluarkan sedikit namun sama seperti menabung, jumlah yang sedikit itu bisa menjadi banyak. 

Mudah, bukan? Nah sekarang saatnya Moms menggunakan strategi amplop untuk mengatur keuangan rumah tangga. 

Manfaatkan Diskon dan Promosi

Hmmm siapa sih yang tidak suka berburu diskon dan promosi? Dua hal ini bisa menjadi sahabat Moms untuk menghemat uang.

Biasanya menjelang tanggal gajian banyak supermarket dan toko online yang ramai-ramai memberikan diskon. Terutama potongan harga untuk barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan harian. Duh rasanya ingin langsung membeli semua barang diskon itu!

Nah kalau seperti ini diskon dan promosi bisa menjadi ancaman. Karena itu perhatikan baik-baik barang apa saja yang sedang diskon? Apakah Moms atau keluarga benar-benar membutuhkannya? Atau ini hanya lapar mata melihat kata diskon?

Pastikan dulu barang tersebut benar-benar dibutuhkan baru membeli barang tersebut dengan memanfaatkan diskon. Sebab jika hanya terpaku pada diskon tanpa perhatikan kebutuhan, bisa-bisa uang bulanan habis hanya untuk membeli barang diskon. Gagal deh upaya untuk menabung bulan ini.

Hal yang sama juga bisa Moms manfaatkan dengan memiliki kartu member suatu toko. Biasanya toko akan memberikan potongan khusus untuk pelanggan dengan kartu member. Meski promo potongan harga maupun cashback hanya bernominal kecil, sebagai ibu rumah tangga yang bijak baiknya manfaatkanlah semua peluang yang ada.

Kumpulkan Uang Receh

Cara menabung di rumah selanjutnya dimulai dengan uang receh. Yap, meski hanya recehan, uang receh tetap saja uang yang memiliki nilai. Mulai sekarang, cobalah untuk mengumpulkan uang receh sisa belanja di rumah. Mau nominal 1.000 atau 100 rupiah, simpan recehan tersebut di satu wadah khusus. 

Cara Menabung - Mengumpulkan Recehan

Jika sudah terkumpul, kelompokkan lagi uang receh bernilai sama hingga terkumpul jumlah yang lebih besar. Misal 100 rupiah ditumpuk 10 agar bisa menjadi 1.000. Atau pecahan 1.000 dikelompokkan hingga menjadi lima ribu. Rekatkan kumpulan koin-koin tersebut di dengan selotip supaya lebih praktis dan tidak tercecer. 

Nah, kumpulan uang tadi bisa ditukarkan dengan uang kertas agar lebih mudah disimpan dan dihitung. Dengan begitu Moms jadi memiliki uang simpanan sendiri, kan? Kelihatannya sih memang hanya recehan. Namun, bila terus ditabung, jumlah tersebut bisa menjadi banyak.

Ikut Arisan

Tips menabung uang yang patut dipraktikkan berikutnya adalah ikut arisan. Baik itu arisan RT maupun arisan lainnya. Mengapa demikian? Karena di setiap arisan Moms juga bisa menabung. Moms bisa menyimpan sebagian uang untuk ditabung di arisan ini. Cara ini cukup efektif karena pertemuan arisan diadakan tiap bulan, otomatis Moms juga bisa menabung tiap bulan.

Mengingat selain simpanan arisan juga memiliki iuran pokok, sebaiknya Moms sesuaikan budget arisan dengan budget bulanan ya. Dan yang terpenting, pilihlah arisan yang terpercaya supaya uang yang rencananya ditabung tidak hilang.

Hindari Utang dan Piutang

Dalam keadaan mendesak, meminjam uang ke tetangga, teman, atau keluarga bisa menjadi solusi, begitu juga sebaliknya. Namun, bila terus dibiarkan terjadi, utang bisa menjadi beban bagi keuangan bulanan.

Utang piutang juga bisa membuat relasi menjadi renggang. Sayang, kan kalau tali silaturahmi sampai terputus hanya karena utang piutang.

Oleh karenanya sebaiknya Moms tidak meminjam atau memberi pinjaman ke tetangga yang membutuhkan. Kecuali bila keadaan mendesak, coba diskusikan dengan suami terlebih dahulu sebelum bertindak.

Itulah 6 cara menabung di rumah ala ibu rumah tangga yang bisa diterapkan. Semoga cara-cara ini bisa membantu Moms untuk menabung ya. Sebab tak hanya mengurus rumah, anak, dan suami, ibu rumah tangga yang bijak juga bertanggung jawab untuk mengatur keuangan rumah tangga.

Selain itu, pastikan Moms disiplin dalam menabung supaya jumlah tabungan terus meningkat. Bila sudah rutin menabung, saatnya Moms mengajari anak cara menabung uang. Sebab media belajar yang baik adalah dengan melihat contoh nyata yakni dari Moms sendiri. Akhirnya Moms dan keulargalah yang bisa merasakan manfaat dari tabungan itu.

Baca juga: Hindari 7 Kesalahan ini dalam Mengatur Keuangan

8 Tips Menabung untuk Persiapan Pensiun

Tips Menabung – Hai kalian para pekerja keras! Pasti rasanya campur aduk saat masa pensiun sudah ada di depan mata. Membayangkan suka duka masa kerja anda selama ini akan segera berakhir. Hati senang karena sebenarnya raga sudah tak mampu diajak bekerja keras, di sisi lain khawatir karena pendapatan akan berkurang secara signifikan.

Masa pensiun memang memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari rasa percaya diri yang memudar, tubuh yang mulai mudah lelah, hingga perubahan kondisi keuangan. Namun itu semua bukan berarti tidak dapat diatasi. Anda sebagai karyawan ada baiknya mulai mempersiapkan hari tua sebaik mungkin agar nantinya tidak membebani anak cucu.

Nah, berikut ini adalah 8 tips menabung untuk kamu yang ingin membeli kamera baru. Yuk coba dipraktikan bersama!

Baca juga: 5 Tips Menabung untuk Membeli Kamera Baru

Siapkan Sedini Mungkin

Jangan terlena dengan masa kerja yang baru berjalan beberapa tahun. Anda tidak akan menduga waktu pensiun akan datang dalam kedipan mata. Sebaiknya, justru selagi muda dan masih berada dalam usia produktif, persiapkanlah dana pensiun sedini mungkin.

Anda bisa menabung dana pensiun dengan mulai mencari informasi terkait pilihan tabungan yang pas untuk hari tua. Jenis tabungan apa yang sesuai dan berapa target jumlah tabungan yang anda harapkan di hari tua nanti.

Mengatur Keuangan

Saat menerima gaji, belajarlah mengatur keuangan dengan bijak. Dimulai dengan menetapkan target dana pensiun hingga menentukan jumlah yang harus ditabung tiap bulan. Pastikan agenda menabung terpenuhi tanpa terlalu membebani kebutuhan lain.

Tips Menabung - Mengatur Keuangan

Sebab pastinya kamu tak hanya menabung untuk kebutuhan pensiun saja, tapi bisa jadi kamu juga menyiapkan tabungan untuk membeli rumah atau tabungan hiburan lain. Kalau masih dirasa memberatkan, pilihannya adalah dengan mengurangi pengeluaran yang tak penting atau menambah pemasukan. Dua hal ini bergantung pada kebutuhan dan kemampuan anda sendiri. 

Lakukan dengan Konsisten 

Menabung yang baik harus diikuti konsistensi penabung. Meski terkadang pendapatan tidak konsisten dan banyak kebutuhan mendadak yang tak disangka, usahakan untuk tetap menabung. Sebaiknya angka yang ditabung tidak berdasarkan berapa rupiah tetapi dengan menentukan beberapa persen dari total pendapatan.

Dengan mempertimbangkan keperluan lain, misalnya Anda menetapkan nilai 10% sebagai tabungan dana pensiun. Maka secara rutin anda memangkas 10% pendapatan anda untuk ditabung. Meski hanya sedikit dan bahkan tidak dapat memenuhi target tersebut, pastikan Anda tetap konsisten menyisihkannya setiap bulan sehingga dana pensiun terus bertambah.

Sebaliknya, jika pendapatan bertambah, pastikan jumlah tabungan Anda ikut bertambah. Misal target 10% dari pendapatan telah tercapai tapi Anda masih memiliki sisa uang, masukkanlah sisa uang tersebut ke simpanan hari tua.

Pandai Menahan Diri

Konsistensi menabung dalam menabung akan lebih baik lagi bila diimbangi dengan kepandaian menahan diri. Kondisi keuangan yang mendesak atau keinginan pribadi bisa menjadi ancaman serius untuk tabungan hari tua Anda.

Banyak orang yang menganggap tabungan hari tua masih kalah dengan tabungan lainnya sehingga memilih menunda menabung atau bahkan mengambil dana yang sudah berhasil ditabung.

Sebaiknya Anda mengubah pola pikir ini. Mulailah untuk menganggap dana pensiun sama pentingnya dengan tabungan rumah atau mobil pribadi sehingga tidak dipangkas apalagi diambil saat keadaan mendesak. Oleh karenanya, simpan dana pensiun anda di tempat yang sulit dicairkan seperti tabungan deposito. 

Memilih Tempat yang Tepat untuk Menabung

Dalam mempersiapkan dana pensiun, sudah ada banyak tempat untuk menabung. Namun demikian, Anda harus menentukan sendiri model tabungan seperti apa yang tepat bagi Anda untuk menabung. 

Untuk menentukan pilihan, disarankan anda memilih tabungan yang memiliki profit jangka panjang. Salah satunya adalah tabungan deposito dimana dana nasabah harus diendapkan selama beberapa tahun. Selama belum mencapai tenggat waktu tersebut, dana tidak dapat ditarik sehingga memperkecil kemungkinan tabungan hilang atau berkurang.

Selain itu, menabung dalam bentuk properti juga disarankan. Sebab, harga tanah dan bangunan memiliki kecenderungan terus meningkat setiap tahunnya. Bila sudah Anda sudah memilikinya, rumah tersebut bisa ditinggali, disewakan, dan bahkan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Investasi

Anda mungkin bingung dengan perbedaan menabung dan investasi. Sebagai gambaran sederhana, investasi merupakan bentuk penyimpanan uang jangka panjang yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan jangka panjang. Keuntungan investasi baru bisa benar-benar dirasakan setelah 3-5 tahun. Tak hanya itu, investasi juga memiliki kemungkinan kerugian sekaligus bunga yang besar.

Tips Menabung - Investasi

Baik kebiasaan menabung dan investasi sama-sama menguntungkan. Bagi Anda yang sedang mempersiapkan dana pensiun, tambahlah nilai tabungan dalam bentuk investasi. Namun sebelum memulai investasi, Anda harus benar-benar memahami risiko dan keuntungan dari investasi.

Siapkan Asuransi 

Menyiapkan asuransi memang terkesan mengeluarkan dana untuk keperluan yang belum tentu terjadi. Rasanya justru mendoakan hal buruk seperti sakit dan kematian untuk datang. Namun tahukah Anda bahwa kematian adalah hal yang pasti dalam kehidupan manusia. Dan kesehatan merupakan nilai penting dalam kehidupan.

Tidak ada salahnya anda menyiapkan asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa untuk anda. Asuransi yang terkesan menghamburkan uang bulanan bisa menjadi penolong yang tepat di saat malang. Ketika sakit, Anda tidak perlu pusing memikirkan biaya, ketika meninggal, Anda justru bisa memberikan bekal untuk sanak saudara yang ditinggalkan.

Jagalah Kesehatan

Supaya masa pensiun dapat dinikmati dengan tenang, pastikan anda menjaga kesehatan selagi muda. Jangan berpikir karena masih muda Anda bisa bebas sesukanya. Ingatlah bahwa kebebasan yang Anda rasakan akan berdampak pada kehidupan di hari tua. Bukannya tidak boleh bersenang-senang, tapi kesenangan Anda juga diimbangin dengan kebiasaan baik.

Anda bisa memulainya dengan rutin berolahraga, minum air putih 2 liter sehari, dan juga mengkonsumsi buah dan sayur secara teratur. Mungkin Anda tertarik untuk membaca, maka mulailah kebiasaan membaca yang kabarnya bisa mencegah alzheimer.

Itulah 8 tips menabung bagi Anda yang sedang mempersiapkan dana pensiun. Semoga tips tadi membantu menyiapkan bekal hari tua, ya.

Eh, tapi bukan hanya dari segi keuangan yang perlu Anda persiapkan. Akan lebih baik lagi jika anda juga menyiapkan kenangan-kenangan manis untuk dikenang selama masa pensiun. 

Jadi selain menyiapkan dana pensiun, pastikan Anda juga menciptakan ratusan kenangan menyenangkan bersama kolega, sahabat, dan keluarga. Jadikan masa muda Anda untuk menambah pengalaman baru dan abadikan pengalaman-pengalaman itu dalam photobook. 

Dengan begitu, ada bisa memiliki banyak cerita untuk dikenang dan diceritakan kembali kepada anak cucu anda. Pastikan kenangan masa muda anda abadi dalam photobook bersama ID Photobook

Baca juga: 6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Hindari 7 Kesalahan ini dalam Mengatur Keuangan

Mengatur keuangan – Pernahkah kamu merasa sudah memiliki gaji yang besar namun tak kunjung mencapai kestabilan finansial? Rasanya sudah lama kamu menabung tapi uang tabunganmu tak kunjung mencapai target. Atau tiba-tiba saja kamu membutuhkan uang untuk berobat tapi tidak memiliki dana cadangan. Wah, itu bisa menjadi persoalan pelik.

Hmm, mungkin ada yang salah dengan cara mengatur keuangan bulanan. Sudah saatnya kamu melihat lagi catatan keuangan dan mempelajari cara yang benar untuk mengatur keuangan pribadi dengan belajar dari kesalahan.

Berikut ini adalah 7 kesalahan yang wajib kamu hindari dalam mengatur keuangan agar kamu segera mencapai kestabilan finansial.

Baca juga: 6 Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi

Catatan Anggaran yang Tidak Konkrit

Kesalahan mengatur keuangan pribadi banyak terjadi pada proses pembuatan catatan anggaran yang tidak konkrit. Artinya, kamu hanya menulis nominal kira-kira yang belum diketahui secara persis jumlahnya sekaligus belum disiplin dalam menetapkan anggaran.

Mengatur keuangan - Catatan Anggaran

Membuat Anggaran yang konkrit akan memudahkan kamu dalam melacak setiap pengeluaran sekaligus Menyusun target tabungan. Jadi, pastikan lagi kemana rupiahmu mengalir.

Tak hanya itu, anggaran pun harus diperbarui secara berkala. Tujuannya agar kamu dapat menyesuaikan anggaran dengan kondisi keuanganmu yang mungkin berbuah. Tidak perlu tiap bulan, kamu bisa memperbarui anggaran beberapa bulan sekali atau ketika terjadi perubahan pendapatan maupun berpindah lokasi kerja. 

Prioritaskan Kebutuhan yang Sembarangan

Meski setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, setidaknya tiap orang memiliki kebutuhan dasar yang sama. Jadikan kebutuhan dasar ini sebagai patokan anggaran bulanan dan sesuaikan lagi dengan kebutuhanmu. Misalnya anggaran tabungan, sewa tempat tinggal, makan dan transportasi.

Bukan berarti kamu tidak boleh memiliki anggaran hiburan, Namun pastikan dulu kamu telah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan pokok. Setelah itu silahkan tambah dengan kebutuhan lain seperti hiburan. Yang penting, kamu harus pastikan anggaran tersebut masih masuk akal dan tidak berlebihan.

Tidak Menyiapkan Dana Darurat

Seringnya orang mengira alokasi dana untuk tabungan dan investasi saja cukup. Faktanya, selain kedua hal tersebut masih ada hal lain yang patut dipersiapkan siap bulannya. Di antaranya adalah dana darurat.

Dana darurat adalah dana yang siapkan untuk menghadapi situasi tak terduga di masa mendatang. Situasi tak terduga ini bisa terjadi ketika kamu kendaraan rusak dan membutuhkan servis di bengkel, ketika kamu atau anggota keluargamu sakit dan butuh segera dioperasi, atau gadgetmu hilang dan kamu butuh untuk segera menggantinya.

Dana darurat sangat membantu kamu dalam mengatur keuangan di masa pandemi seperti ini. Tak hanya itu, dana darurat juga dapat digunakan ketika tiba-tiba kamu jatuh sakit dan membutuhkan biaya besar.

Ketika sakit, kamu akan kesulitan untuk bekerja, dengan demikian, pendapatan kamu akan berkurang atau bahkan kamu tidak bisa memiliki pendapatan sama sekali. Dana darurat berfungsi untuk membiayai untuk sementara waktu ketika kamu sakit dan tidak bisa bekerja.

Tidak Menyiapkan Dana Pensiun

Selain dana darurat, tabungan lain yang harus disiapkan adalah dana pensiun. Meski rasanya baru beberapa bulan bekerja, tak ada salahnya kamu mulai mencicil tabungan untuk persiapan pensiun.

Jangan terlena dengan masa muda yang penuh warna, sebab pada akhirnya kita akan menua. Justru karena masih muda, sebaiknya kita memaksimalkan potensi agar pendapatan pun meningkat. Dengan begitu, tabungan dana pensiun dapat tercapai lebih cepat. 

Tidak Menabung Di Awal Bulan

Masih banyak orang yang salah kaprah dengan konsep menabung. Sudah saatnya kamu membalik konsep konsumsi dulu baru tabungan jadi sisihkan tabungan di awal bulan sebelum konsumsi.
Sebaiknya anggaran tabungan yang sudah kamu tentukan di awal bulan langsung kamu masukkan ke rekening tabungan. Jadikan ini kebiasaan setiap kali kamu gajian. Dan jangan sampai kamu menunda-nunda kewajiban ini dan malah menghamburkannya pada setiap promo pay day!

Membiarkan Uangmu Mengendap di Bank

Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan sisa uang di rekening. Yang jelas, membiarkannya mengendap begitu saja bukan pilihan yang bijak. Uang yang dibiarkan begitu saja tidak akan bertambah justru terpotong biaya administrasi.

Mengatur Keuangan - Biarkan Uangmu Mengendap

Sebaiknya kamu gunakan uang tadi untuk berinvestasi. Karena lewat investasi kamu berpeluang untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Tapi ingat, pastikan kamu mengenal model investasi sebelum kamu memulai investasi. Pertimbangkan dengan matang antara keuntungan dan kerugian masing-masing mode tabungan. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kamu menabung. Jangan sampai salah pilih karena bisa jadi kamu malah merugi.

Utang Piutang Tanpa Pikir Panjang

Berhutang bisa menimbulkan masalah terutama Ketika kamu tidak mampu membayar kembali. Hitung kembali jumlah hutang dan cicilanmu. Tentukan kapan kamu terbebas dari utang dan cicilan, dan tekunlah membayarnya.

Pastikan juga jumlah utang dan cicilanmu tidak membebani kebutuhan yang lain. Kalau utang dan cicilanmu sudah banyak, lebih baik tunda dulu agendamu untuk berhutang.

Memberikan pinjaman kepada keluarga dan teman juga bisa menjadi sumber masalah baru. Apalagi bila mereka pura-pura lupa atau lebih galak saat ditagih.

Sebelum memberikan pinjaman, sebaiknya pertimbangkan baik-baik siapa orang yang ingin berhutang padamu. Apakah orang tersebut mampu membayar kembali? Pastikan juga kapan orang itu berencana melunasi hutangnya.

Meski terkesan pelit, memberi pinjaman ke orang lain juga butuh banyak pertimbangan. Jangan sampai keuanganmu jadi kacau hanya karena memberi pinjaman ke orang lain. Kamu harus persiapan mental saat ingin menagih hutang. Yang lebih parah, kamu bisa saja kehilangan kerabat karena merasa kesal pada mereka yang belum bisa melunasi hutang.

Nah, itu tadi 7 kesalahan dalam mengatur keuangan yang wajib kamu hindari untuk bisa mencapai kestabilan finansial. Semoga kamu bisa belajar dari kesalahan yang ada dan segera memperbaiki cara kamu mengatur keuangan.

Baca juga: 5 Tips Menabung untuk Membeli Kamera Baru