Alasan untuk Photo Printing dari Handphone itu Penting

Photo Printing – Di zaman sekarang, handphone bukan hanya sebagai sebagai alat komunikasi. Banyak fitur di dalamnya yang membantu kita melakukan banyak aktivitas. Salah satunya adalah kamera.

Dengan kamera yang ada di ponsel, kita bisa mengambil gambar dan foto dari setiap momen spesial. Namun terkadang, foto-foto tersebut justru menumpuk di dalam galeri. Padahal, kita bisa photo printing atau cetak foto-foto tersebut.

Baca juga: Personal Branding pada Anak

5 Alasan Photo Printing dari Handphone

Ada setidaknya 5 alasan mengapa photo printing atau cetak foto-foto di handphone itu penting. Berikut pembahasannya.

Photo Printing Mengurangi Foto yang Menumpuk di Handphone

Kamu pasti pernah mengalami galeri di handphone kamu penuh foto-foto. Mulai dari foto minggu lalu, bulan lalu, bahkan foto dari beberapa tahun yang lalu. Berbagai foto kamu menumpuk di galeri dan jumlahnya bisa mencapai ribuan.

Dengan mencetak foto-foto yang ada di handphone, kamu bisa mengurangi tumpukan di galeri. Kamu pun bisa menggunakan memori yang ada untuk menyimpan foto yang baru.

Menambah Space atau Memori Handphone

Terlalu banyak menyimpan foto membuat space atau memori di handphone menjadi terbatas. Padahal, kamu perlu membagi memori di ponselmu untuk aplikasi atau file lain. Jangan sampai memori handphone terlalu sedikit karena banyaknya foto di galeri kamu, ya.

Selain mengurangi tumpukan foto di galeri, melakukan photo printing juga bisa menambah space atau memori di ponselmu. Foto yang sudah dicetak bisa dihapus dari galeri sehingga memori ponsel kamu bertambah.

Dengan memori yang lebih banyak, kamu bisa meng-install aplikasi lain atau mengisinya dengan foto-foto yang lebih baru.

Membuat Handphone Tidak Lemot

Alasan lain kenapa foto yang di handphone kamu harus dicetak adalah supaya handphone menjadi tidak lemot.

Kamu tentu tahu kalau memori penuh, handphone bisa menjadi sangat lemot. Jika begitu, banyak aktivitas di yang menggunakan handphone bisa terganggu. Aplikasi yang kamu gunakan akan sulit dibuka.

Hal tersebut tidak akan kamu rasakan jika kamu mencetak tumpukan foto di galeri. Foto yang sudah dicetak bisa dihapus sehingga menyediakan ruang memori yang lebih banyak di ponsel. Dengan begitu, handphone kamu tidak akan lemot lagi.

Foto yang Dicetak Lebih Enak Dilihat

Mencetak foto-foto yang ada di ponsel adalah keputusan yang tepat. Foto dapat dicetak dalam ukuran yang lebih besar. Kamu jadi bisa memandang foto-fotomu menjadi lebih nyaman.

Tempat Penyimpanan jadi Lebih Fleksibel

Jika dicetak, foto bisa disimpan di mana saja. Kamu bisa mencetaknya menjadi album foto, ditempatkan di dalam figura, atau dijadikan foto untuk kalender. Jika begitu, kamu bisa menyimpan foto dengan lebih fleksibel, bukan?

Jasa Photo Printing Berkualitas

Kamu sudah tahu beberapa alasan mengapa photo printing perlu dilakukan terutama untuk foto-foto di dalam handphone. Namun, di mana menemukan photo printing service yang berkualitas, ya?

Jawabannya adalah ID Photobook.

Di ID Photobook, kamu bisa mencetak semua foto yang ada di handphone menjadi album foto atau dalam bentuk pigura. Kamu juga tidak perlu repot-repot datang ke kantor ID Photobook untuk mencetak foto.

Ini karena ID Photobbok adalah penyedia jasa photo printing online sehingga proses pemesanan bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Mudah bukan?

Personal Branding pada Anak

Hello moms! Udah sering kan ya dengar kata parenting?

Berbicara mengenai parenting, merupakan hal yang sangat penting di kehidupan sehari-hari khususnya bagi seorang ibu. Ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam rumah tangga. Kenapa bisa demikian? Bayangkan kita hampir 24 jam bersama dengan anak kita. Jika kehidupan kita bersama anak selama 24 jam tidak dibekali ilmu parenting, sudah dipastikan kita akan kehabisan kata dan ide-ide terbaik kita untuk mendampingi tumbuh kembang anak kita.

Mau dengar kisah salah satu Ibu hebat di sekitar kita? Sebut saja Ibu Rani, ibu rumah tangga usia 28 tahun. Saat ini Bu Rani sedang asyik-asyiknya mengurus/mengasuh anak  yang sedang jalan 2 tahun. Namanya, Kania. Usia anak segini pasti tau kan Moms? Tidak bisa ditinggal dan jauh dari pengawasan kita. Suatu ketika, anak Ibu Rani coba dikasih tugas memberi makan ikan di kolam. Tapi, sembari memberi makan, dia mulai celup kaki kanan dan kirinya yang berakhir berenang bersama ikan-ikan kolam rumah. Tapi seringnya, teman-teman atau tetangga jadi heboh saat melihat Kania aktif mengobrak-abrik seisi teras rumah. Bahkan ada yang bilang, “Wah anak Bu Rani nakal ya nggak bisa ditinggal diam”. Padahal, Bu Rani sangat paham, bukan begitu cara membangun lingkungan yang positif untuk anak. Alih-alih menyebutnya nakal, Bu Rani selalu bilang, “Kania, lagi bereksplorasi ya? Main sama ikan ya? Boleh ya nak, tapi yuk bantu bunda rapikan”

Dan itulah yang sering kita sebut, personal branding pada lingkungan anak. Personal branding ini mempunyai peran menstimulasi nilai-nilai positif pada anak dengan kadar yang sewajarnya. Sebagai contoh penerapan personal branding dapat disimak pada kisah nyata Yoshichi Shimada (2011) dalam novel yang berjudul Saga no Gabai Bachan. Pada kisah ini, kita dapati Akihiro yang awalnya menjadi pelari karena tidak ada pilihan olahraga murah selain berlari, menjadi juara di akhir festival olahraga. Tahukah kalian apa yang dilakukan neneknya? Ia berkata bahwa Akihiro pelari yang cepat walaupun Akihiro belum memulai banyak latihan lari. Benar saja, ketika ia berlari maraton di depan rumah saat festival olahraga, Akihiro mengatakan hal yang nenek katakan dengan semangat, “Aku tidak pandai pelajaran, tapi lariku cepat kaan?” Akihiro telah memantaskan diri dengan personal branding yang diberikan neneknya.

Dari dua kisah diatas, Moms bisa belajar bahwa personal branding pada anak itu penting. Kadang anak sering dicap dahulu oleh orangtua mereka sebagai anak nakal, suka bikin ribut, atau label lainnya. Padahal pemberian label yang negatif seperti itu justru akan mengiyakan anak sesuai label yang ia dapatkan dari orang dewasa. Kasus tersebut akan membuat trauma psikis pada anak dan mempersempit ruang imajinasi dan kreativitas anak. Jadi, yuk lebih hati-hati saat kita berinteraksi dengan anak.

Oh iya, ada tambahan info nih! Pemberian personal branding hendaknya diberikan pada saat anak mulai terlihat akan ketertarikannya pada suatu bidang ya. Pemberian personal branding yang sepihak dilakukan oleh orang tua justru akan memberikan tekanan tersendiri bagi anak. Sebaliknya, memberikan personal branding yang berdasarkan ketertarikan anak pada suatu bidang justru memberikan peluang stimulasi yang lebih besar. Pemberian personal branding yang positif akan menjadikan anak secara alami melayakkan diri sesuai personal branding yang ia dapat dan memberikan wadah berkembang yang baik pada anak. Mulai saat itu, pembentukan karakter anak akan meletup dan moral baik terbentuk.

Nah untuk itu moms, yuks mulai sekarang kita rangkul anak kita dengan memberikan sentuhan kehangatan, kelembutan dan kasih sayang tanpa harus memaksakan setiap individu anak, karena kecerdasan seorang anak lahir dari rahim ibu yang cerdas juga kok moms! Jadi, tetap perhatikan tumbuh kembang anak sejak dini tanpa harus menuntut ya moms. Semoga moms bisa membangun personal branding sebaik-baiknya bagi buah hati tercinta.

By: Nom-Nom (Nungki Oci Mia)

Syarat Ketentuan promo WEB BARU IDPHOTOBOOK diskon 20% !!

Moms belum pernah cetak foto? PAS BANGET ini ada DISKON 20% buat cetakin foto Moms yang numpuk di HP. Cetak foto gak pake ribet, hasilnya CANTIK banget. Yuk Coba!

paket apa yang berlaku di promo web Sale!!!?

photobook yang mendapatkan diskon adalah paket Kenalan dari harga Rp 125.000, menjadi Rp 100.000

Promo berlaku hingga kapan?

Promo Sale!!! berlaku hingga 31 January 2019

Apakah promo ini bisa  digabungkan dengan produk lain?

promo ini hanya dapat digunakan untuk  1 produk saja, per order

Apakah promo ini berlaku jika menghubungi Customers Service

Promo ini hanya berlaku untuk order via web IDPhotobook.com saja