Hi Parents! Pastikan Anak Penuhi Tahapan Tumbuh Kembang, Yuk

Hi Parents! Pastikan Anak Penuhi Tahapan Tumbuh Kembang, Yuk

Tumbuh Kembang-Kehadiran anak dapat menambah warna tersendiri pada kisah perjalanan rumah tangga Anda dan pasangan. Terutama bagi pasangan yang sudah lama menantikan datangnya buah hati, kehadiran anak menjadi momen tak terlupakan seumur hidup.

Sebagai orang tua baru, sangatlah wajar bila anda merasa khawatir saat menghadapi masa tumbuh kembang anak. Sebab masa-masa tersebut merupakan cerminan pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan. Tahapan tumbuh kembang harus dipantau supaya orang tua tau apakah anak sudah mengalami pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan batas usianya atau belum.

Memantau tumbuh kembang bayi Anda juga berkaitan dengan kesigapan orang tua saat mengetahui anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan. Semakin cepat anda mengetahuinya, semakin cepat pula anda bisa menyiapkan kebutuhan anak.

Untuk itu, sebagai orang tua yang bijak, baiknya Anda dan pasangan aktif mencari informasi serta setia berada di samping anak saat mereka melalui tahapan-tahapan tersebut. Berikut ini merupakan tahapan tumbuh kembang anak yang perlu diketahui orang tua.

Baca juga: Cetak Foto 5 Momen Spesial Anak Agar Lebih Mudah Dikenang

Tumbuh Kembang Bayi

Bayi Usia 0-3 Bulan

Pada masa ini, pertumbuhan bayi berlangsung cepat. Orang tua akan terkejut melihat bayi kecil Anda tumbuh besar hanya dalam kurun waktu 3 bulan. Baik itu tinggi atau berat badan bayi akan bertambah secara signifikan. Namun jangan khawatir. Justru bertambahnya berat dan tinggi badan si kecil merupakan tanda tumbuh kembang bayi yang baik.

Bayi yang baru lahir juga belum memiliki jam tidur yang teratur dan bisa terjaga kapan saja. Hal inilah yang kemudian membuat orang tua kesulitan dan kurang tidur. Tak jarang orang tua harus terjaga sepanjang malam untuk menemani si bayi.

Tahapan tumbuh kembang bayi usia 0-3 bulan juga ditandai dengan kemampuan bayi untuk membedakan suara serta cahaya. Dengan demikian, bayi sudah bisa mengenali Anda dan pasangan serta orang-orang di sekitarnya. Nah sebaiknya Anda mulai aktif mengajak bicara meskipun si bayi belum mengerti. 

Bayi Usia 3-6 Bulan

Jika sebelumnya bayi bisa mengenali suara, setelah melewati usia 3 bulan bayi bisa mulai mengenal wajah-wajah orang terdekat. Dia juga mulai bisa mengenali ekspresi seperti tersenyum dan tertawa. Jadi jangan heran jika saat bayi melihat wajah Anda atau pasangan ia tersenyum. Begitu pula saat ia melihat wajah asing, bisa jadi mereka merasa tidak aman, gelisah, hingga menangis.

Pada usia ini pula bayi sudah lebih aktif bergerak. Ia bisa menggenggam barang dengan mantap hingga berusaha untuk meraih benda-benda menarik di sekelilingnya. Nah di sini Anda harus berhati-hati dan menjauhkan barang berbahaya dari jangkauan anak.

Untuk melatih kemampuan mendengar dan melihatnya, Anda bisa memperdengarkan bunyi-bunyian serta mainan besar dan bewarna. Untuk kemampuan berbicara, bayi pada usia ini sudah mulai bergumam meski tidak jelas. Oleh karenanya tetaplah aktif mengajak mereka berbicara dan mengucapkan kata-kata sederhana.

Bayi Usia 6-9 Bulan

Pencernaan pada bayi berusia 6-9 bulan sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan untuk mengkonsumsi makanan padat. Oleh karena itu, Anda sudah boleh menyediakan Makanan Pendamping ASI seperti puree buah, sayur, daging, dan kacang. Namun bayi tetap harus diberi ASI hingga mencapai usia 1 tahun.

Jika sebelumnya ia bisa menggenggam barang dan berusaha meraih benda-benda di sekitarnya, kemampuan bayi usia 6-9 bulan sudah lebih berkembang. Pada usia ini buah hati sudah bisa tengkurap dan berguling untuk berpindah posisi tidur serta merangkak.

Gigi bayi sudah mulai tumbuh dan semakin jelas saat mengucapkan kata sederhana. Momen ini akan membuat bayi merasa gatal, mudah rewel, dan cenderung menggigit benda-benda di sekitarnya. Nah sebaiknya orang tua memastikan si bayi hanya menggigit makanan atau mainan khusus.

Hal lain yang bisa mengurangi rasa gatal pada bayi yang baru tumbuh gigi adalah memijat gusi bayi dengan lembut selama beberapa menit. Tidak perlu menggunakan minyak khusus, cukup gunakan air dan pastikan Anda telah mencuci tangan sebelum menyentuh bayi.

Bayi Usia 9-12 Bulan

Usia 9-12 bulan adalah saat yang tepat untuk mengajari cara anak duduk dan berdiri. Tak ada salahnya jika Anda membantu anak untuk duduk dan berdiri sambil berpegangan pada benda-benda sekitar. Sekali lagi jauhkan anak dari benda keras maupun berujung tajam yang berbahaya untuk bayi.

Buah hati pun sudah mulai memahami penggunaan kata-kata sederhana. Ia mulai bisa berteriak untuk memanggil Anda maupun pasangan. Ia juga mulai memahami kata “tidak” dan “mau” serta kata-kata lain yang sering didengar.

Tumbuh Kembang-usia 12 bulan

Oleh karenanya, sangat baik bila orang tua mulai mengajak bicara anak dan membahas hal-hal sederhana. Biarkan anak Anda belajar menyampaikan keinginan dan pendapatnya. Beritahukan kepada mereka dengan lembut jika ada sesuatu yang salah atau kurang tepat.

Tumbuh Kembang Anak Usia 1-2 Tahun

Pada usia ini, anak Anda sudah bisa berjalan. Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk membantu menumbuhkan rasa percaya dirinya dengan membantu anak untuk berjalan. Anda bisa mendampingi dengan cara memapah anak. Pastikan Anda terus mengawasi gerak-gerik anak dan memantau ke mana mereka pergi.

Setelah latihan diajak berbicara secara terus menerus, anak mulai bisa memahami lebih banyak kata. Ia berbicara dengan lafal yang jelas dan merangkai beberapa kata sekaligus. 

Pada usia ini, anak juga sudah bisa mulai bisa belajar tanggung jawab. Oleh karena, cobalah untuk mengajari cara merapikan mainan. Kemudian perlahan-lahan mintalah anak untuk merapikan sendiri mainan yang telah selesai dipakai.

Tumbuh Kembang Anak Usia 2-3 Tahun

Anak usia 2-3 tahun telah mengalami perkembangan yang lebih signifikan. Setelah jago berjalan, anak Anda akan belajar berlari dan bahkan melompat. Nah pastikan Anda terus memantau ke mana mereka pergi.

Pada usia ini anak sedang aktif-aktifnya menyerap informasi dan kebiasaan yang dilakukan orang sekitar. Mulai dari memakai pakaian sendiri, mencuci tangan, serta buang air besar dan kecil pada tempatnya. Anda juga bisa melatih kreatifitas dan imajinasi anak dengan membacakan cerita atau menggambar.

Tumbuh Kembang - Anak usia 2-3

Ada baiknya orang tua mulai memberikan ketegasan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan untuk anak. Anda juga bisa mengajari anak untuk menerima bila keinginannya ditolak. Dari situ pula anak bisa belajar cara mengendalikan emosi agar tidak mudah marah atau tantrum.

Itu dia sedikit gambaran tentang tumbuh kembang anak sejak bayi baru lahir hingga berusia 3 tahun. Pastikan anak Anda mengalami perkembangan yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak IDAI untuk memastikan kesehatan mereka. 

Nah daripada hanya diperhatikan dan dipandang-padang, jangan lupa abadikan momen menggemaskan anak di masa tumbuh kembangnya. Gabungan foto-foto itu dalam album khusus dan cetak dalam photobook unik. Jangan lupa gunakan jasa cetak foto ID Photobook, ya!

Baca juga: Personal Branding pada Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *